Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sistem pelayanan dan menu berbasis kearifan lokal sebagai daya tarik wisata di WESJA Kampung Batik Kauman Solo. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain eksploratif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai praktik pelayanan, penyajian menu, serta pengalaman wisata yang dibangun melalui nilai-nilai budaya lokal. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pengelola, pelaku usaha kuliner, dan pengunjung, serta dokumentasi aktivitas wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pelayanan yang mengintegrasikan penggunaan bahasa Jawa halus, penyampaian narasi budaya batik, dan penataan ruang bernuansa lokal mampu menciptakan interaksi yang personal dan memperkuat identitas Kampung Batik Kauman sebagai destinasi wisata budaya. Menu berbasis kearifan lokal yang disajikan melalui resep tradisional, penggunaan bahan lokal, serta narasi filosofis makanan berperan dalam membentuk persepsi keotentikan dan meningkatkan kualitas pengalaman wisata kuliner. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pelayanan dan menu berbasis kearifan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan daya tarik wisata berbasis komunitas sekaligus menjaga keberlanjutan nilai budaya lokal.Kata Kunci : Kearifan Lokal, Sistem Pelayanan, Wisata Kuliner, Wesja_Kampung_Batik_Kauman_Solo