Potensi sumber daya manusia pada dasarnya merupakan salah satu modal yang paling penting, sekaligus memiliki peran penting dalam mencapai tujuan organisasi. Pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) dalam sebuah organisasi sejalan dengan pengelolaan Sumber Daya Manusianya, dimana bertujuan dalam memaksimalkan keberadaan SDM tersebut. Dalam pengelolaan SDM pun salah satu yang menjadi faktor pentingnya yaitu kepuasan kerja. Kepuasan kerja sangat dipengaruhi oleh banyak faktor baik itu secara internal maupun eksternal pegawai. Salah satunya adalah stres kerja yang dialami pegawai besar kemungkinan mempunyai dampak terhadap tingkat kepuasan kerja para pegawai. Stres kerja dapat diartikan sebagai suatu keadaan menekan diri dan jiwa seseorang diluar batas kemampuannya, sehingga jika terus dibiarkan terus menerus tanpa ada solusi makan akan berdampak negatif pada kesehatan. Faktor lain yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja pegawai adalah lingkungan kerja. Dalam hal ini, lingkungan kerja dapat diartikan sebagai segala suatu yang berada disekitar karyawan yang dapat memberikan pengaruh terhadap pribadi seorang karyawan tersebut dalam melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaannya yang telah dibebankan. faktor lain yang dianggap cukup penting dalam mempengaruhi kepuasan kerja karyawan adalah supervisi. Supervisi di perusahaan pada hakikatnya merupakan segenap bantuan yang ditujukan pada perbaikan-perbaikan dan pembinaan aspek pekerjaan. Melalui kegiatan supervisi, segala faktor yang berpengaruh terhadap proses pekerjaan dianalisis, dinilai dan ditentukan jalan pemecahannya, sehingga proses bekerja dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Kemampuan pemimpin, dalam hal ini sangat membantu bagi kelancaran perusahaan, sehingga hal ini akan berdampak pada kepuasan kerja. Tujuan penelitian ini untuk menguji dan menganalisis pengaruh stres kerja, lingkungan kerja, dan supervisi terhadap kepuasan kerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pola analisis statistik deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di lingkungan Laboratorium Klinik XYZ. Sampel pada penelitian ini adalah staff/pegawai yang bekerja di lingkungan Laboratorium Klinik XYZ yang berjumlah 150 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan teknik Probability Sampling, dan pada penelitian ini menggunakan teknik sampling acak sederhana (simple random sampling). Untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dari variabel independen terhadap variabel dependen maka digunakan model regresi linier berganda (multi linier regression method). Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan aplikasi SPSS dari tabel di atas diperoleh Fhitung = 20,689 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000b dan nilai Fhitung < Ftabel (20,689 > 3.06) dimana nilai Ftabel diperoleh dengan signifikan 95% dan ? = 5%. Karena nilai signifikan 0,05 maka (0,000b > 0,05) dan Fhitung > Ftabel (20,689 > 3.06). Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan aplikasi SPSS menunjukkan terdapat pengaruh variabel stres kerja (X1), lingkungan kerja (X2) dan supervisi (X3) terhadap kepuasan kerja (Y).