Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kausal antara manajemen perubahan terhadap efektivitas pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler di IPDN Kampus Papua dengan dinamika kelompok sebagai variabel mediasi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausal-komparatif (causal-comparative research). Teknik pengambilan sampel adalah sensus, melibatkan 53 praja muda IPDN sebagai responden. Uji validitas menunjukkan nilai outer loading di atas 0,70 untuk seluruh variabel. Uji reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh konstruk memenuhi kriteria Cronbach’s Alpha dan Composite Reliability di atas 0,70. Analisis data dilakukan dengan model struktural berbasis PLS. Hasil dan Pembahasan: Hasil menunjukkan bahwa manajemen perubahan menjelaskan 32,6% variabilitas dinamika kelompok, dan bersama-sama dengan dinamika kelompok menjelaskan 76,0% variabilitas efektivitas pengelolaan kegiatan. Nilai f² menunjukkan pengaruh besar manajemen perubahan terhadap efektivitas kegiatan (1,152), serta pengaruh sedang dinamika kelompok terhadap efektivitas kegiatan (0,308). Uji mediasi menunjukkan dinamika kelompok secara signifikan memediasi pengaruh manajemen perubahan terhadap efektivitas pengelolaan kegiatan (koefisien jalur 0,189; p = 0,020). Implikasi: Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan dinamika kelompok dalam mendukung keberhasilan manajemen perubahan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler. Strategi pengelolaan perubahan perlu diintegrasikan dengan pembinaan kerja sama, komunikasi, dan kohesi kelompok.