Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BIMP-EAGA VISION 2025 AND SUBREGIONAL COOPERATION FOR FOOD SECURITY IN MINDANAO Rara Gusnita Putri; Regiana Revilia
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 9 (2025): AUGUST
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v4i9.1042

Abstract

Mindanao, a key agricultural region in the southern Philippines, is increasingly vulnerable to climate-induced food crises. Recent hydro meteorological disasters, notably floods, have caused crop failures across more than 20,000 hectares of rice fields and 8,800 hectares of staple crops, threatening local food supply stability. These challenges are compounded by limited human resource capacity in agricultural sectors and fragmented domestic policy responses. Within this context, the BIMP-EAGA Vision 2025 offers a strategic platform for sub regional cooperation, aiming to strengthen food security through climate adaptation strategies, agricultural technology transfer, and regional trade facilitation. This study employs a qualitative approach and policy analysis to examine the mechanisms through which BIMP-EAGA contributes to mitigating the food crisis in Mindanao. Three focus areas are analyzed the establishment of a food security corridor to stabilize commodity supply chains, capacity building for farmers through cross-border knowledge and technology exchange, and mobilization of agricultural infrastructure funding within the Vision 2025 framework. The findings reveal that BIMP-EAGA’s cooperative initiatives have enhanced access to regional food reserves and facilitated cross-border trade, reducing the immediate impacts of crop failures. However, implementation remains constrained by disparities in resource allocation, institutional coordination gaps, and policy misalignments between member states. This study addresses a significant research gap by providing an in-depth analysis of how Vision 2025 operationalizes food security measures at a sub-regional scale, offering insights into policy harmonization for climate-resilient agriculture in Southeast Asia.
Pengenalan Pembelajaran Digital dan Teknologi AI untuk Meningkatkan Motivasi Kewirausahaan pada Siswa SMAN 13 Bandar Lampung Regiana Revilia; Rara Gusnita Putri; Munawaroh, ⁠Kholifatul
Ragom Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Ragom: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana pembelajaran digital dan kecerdasan buatan (AI) berdampak pada peningkatan pengetahuan dan motivasi kewirausahaan siswa di SMAN 13 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest dengan pendekatan kuantitatif. Sebelum dan sesudah sesi pembelajaran kewirausahaan berbasis teknologi digital dan AI, tujuh pertanyaan pre-test dan post-test diberikan kepada peserta untuk mengukur pemahaman mereka dan tingkat motivasi mereka sebelum dan sesudah sesi. Contoh pertanyaan yang diberikan termasuk penggunaan Canva untuk desain logo, design.com untuk pengeditan logo, dan InvideoAI untuk membuat video promosi. Dari pre-test ke post-test, skor rata-rata meningkat 72,43%. Kemudian hasil uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data pre-test terdistribusi normal (p > 0,05), sedangkan data post-test tidak terdistribusi normal (p < 0,05). Pada data Post-Test yang tidak terdistribusi normal, uji Wilcoxon kemudian dilakukan dan menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara Pre-Test dan Post-Test. Nilai z menunjukkan angka positif 2.456, menunjukkan bahwa rata-rata skor post-test lebih tinggi daripada pre-test, dengan p-value signifikan = 0.014. Uji t berpasangan pada data pre-test juga menunjukkan adanya perbedaan signifikan, dengan nilai t = -3,1995 dan p = 0,0186. Hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran kewirausahaan yang efektif menggunakan teknologi digital dan AI dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan keinginan siswa untuk lebih memahami ide dan praktik kewirausahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk pembangunan kurikulum kewirausahaan berbasis digital yang lebih interaktif, berguna, dan meningkatkan kecakapan ekonomi digital para siswa.