Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana pembelajaran digital dan kecerdasan buatan (AI) berdampak pada peningkatan pengetahuan dan motivasi kewirausahaan siswa di SMAN 13 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest dengan pendekatan kuantitatif. Sebelum dan sesudah sesi pembelajaran kewirausahaan berbasis teknologi digital dan AI, tujuh pertanyaan pre-test dan post-test diberikan kepada peserta untuk mengukur pemahaman mereka dan tingkat motivasi mereka sebelum dan sesudah sesi. Contoh pertanyaan yang diberikan termasuk penggunaan Canva untuk desain logo, design.com untuk pengeditan logo, dan InvideoAI untuk membuat video promosi. Dari pre-test ke post-test, skor rata-rata meningkat 72,43%. Kemudian hasil uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data pre-test terdistribusi normal (p > 0,05), sedangkan data post-test tidak terdistribusi normal (p < 0,05). Pada data Post-Test yang tidak terdistribusi normal, uji Wilcoxon kemudian dilakukan dan menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara Pre-Test dan Post-Test. Nilai z menunjukkan angka positif 2.456, menunjukkan bahwa rata-rata skor post-test lebih tinggi daripada pre-test, dengan p-value signifikan = 0.014. Uji t berpasangan pada data pre-test juga menunjukkan adanya perbedaan signifikan, dengan nilai t = -3,1995 dan p = 0,0186. Hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran kewirausahaan yang efektif menggunakan teknologi digital dan AI dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan keinginan siswa untuk lebih memahami ide dan praktik kewirausahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk pembangunan kurikulum kewirausahaan berbasis digital yang lebih interaktif, berguna, dan meningkatkan kecakapan ekonomi digital para siswa.