Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Dedak Padi sebagai Bahan Subtitusi Parsial Semen Terhadap Kuat Tekan Beton Burhanuddin, Muhammad Syarif; Gunawan, Andi Baso; Bahar, Ismi Marazizah; Tenriewa, A. Muh. Dachri Ba’Asyir
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil MACCA (JUNI 2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/0kpfw967

Abstract

Penggunaan semen sebagai bahan utama dalam industri konstruksi telah menjadi praktik umum selama bertahun-tahun. Namun, pemakaian semen dalam jumlah besar berdampak negatif pada lingkungan dan menyebabkan penggunaan sumber daya alam yang signifikan. Oleh karena itu, pencarian bahan pengganti yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan semakin penting. Sebagai alternatif ramah lingkungan, penelitian ini mengeksplorasi penggunaan dedak padi sebagai pengganti semen dalam beton. Uji laboratorium dilakukan untuk menganalisis dampak dedak padi terhadap kuat tekan beton, dengan tujuan membandingkan hasilnya dengan beton biasa.Persentase dedak padi optimum yang dihasilkan setelah regresisebesar 0,4357% dan kuat tekan maksimum yang dihasilkan yaitu sebesar 27,3928 Mpa. Penelitian ini menunjukkan bahwa Kekuatan dari hasil Kuat tekan beton normal cenderung lebih rendah dibandingkan hasil kuat tekan beton yang menggunakan bahan tambah dedak padi yang lebih lebih besar pada saat mencapai nilai persentase tertinggi, yang selanjutnya cenderung menurun secara berkelanjutan Penelitian lanjutan disarankan untuk mengevaluasi sifat mekanik lain dari beton, seperti kuat tarik dan lentur. Selain itu, disarankan untuk memanaskan dedak padi lebih lama dan konsisten pada suhu tinggi serta menguji kadar silika untuk setiap campuran beton agar hasil yang diperoleh lebih optimal.
Kontribusi Dedak Padi sebagai Bahan Subtitusi Parsial Semen Terhadap Kuat Tekan Beton Syarif BP, Muhammad; Bahar, Ismi Marazizah; Tenriewa, A. Muh. Dachri Ba'asyir
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 9 No. 3 (2024): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/a7h7xd97

Abstract

Parameter kuat geser tanah terdiri dari kohesi (c) dan sudut keruntuhan dalam ( ), dapat dihasilkan melalui pengujian geser langsung dan geser bebas. Nilai c dan perlu diketahui untuk menentukan daya dukung tanah jika ada beban yang bekerja diatasnya, diantaranya untuk menentukan daya dukung izin (qult). Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh kadar air dan kepadatan terhadap nilai c dan serta perbandingan nilai c dan pada pengujian geser langsung dan geser bebas. Sampel tanah berupa tanah terganggu dari sebuah lokasi di Kecamatan Moncongloe yang termasuk dalam klasifikasi tanah berbutir halus. Pada penelitian ini digunakan metode eksperimental yang diawali dengan proses pemadatan (Compaction Test). Selanjutnya, dilakukan pengujian dengan metode geser langsung (Direct Shear Test) dan geser bebas (Triaxial Test) pada 5 tipe kepadatan yang berbeda. Kadar air sangat berpengaruh terhadap tingkat kepadatan serta nilai c dan sesuai dengan kondisi pori tanah dan sifat konsistensinya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai kohesi seiring dengan peningkatan kepadatan tanah baik yang dihasilkan melalui pengujian geser langsung maupun geser bebas dengan perbandingan rata-rata 0,3953. Adapun nilai sudut keruntuhan dalam berbanding terbalik terhadap tingkat kepadatan dengan perbandingan rata-rata antara hasil pengujian geser langsung terhadap geser bebas yaitu 1,4175.