Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberian Pemahaman Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Bidang Konstruksi Di SMK Negeri 1 Takalar Saraswati, Rizki Ayu; Junaid, Annisa; Kasim, Muhammad Ridha; Gunawan, Andi Baso; P, Muhammad Syarif B.
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2024): May
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v2i02.273

Abstract

Program penyuluhan ini ditujukan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di SMK Negeri 1 Takalar dengan mengukur pengetahuan siswa sebelum dan setelah program. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 65,2 meningkat menjadi 87,8 pada post-test. Validitas instrumen evaluasi diperoleh melalui uji korelasi, dengan nilai korelasi antara tes pre-test dan post-test sebesar 0,78. Evaluasi kepuasan peserta menghasilkan persentase kepuasan tinggi, dengan 85% peserta menyatakan Sangat Puas terhadap fasilitas, narasumber, dan materi pelatihan. Namun, terdapat area perbaikan terkait penyajian materi yang perlu diperhatikan. Hasil ini menyoroti keberhasilan program dalam meningkatkan pengetahuan siswa, sambil memberikan wawasan tentang aspek-aspek yang perlu ditingkatkan guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas program pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di masa mendatang.
Kontribusi Dedak Padi sebagai Bahan Subtitusi Parsial Semen Terhadap Kuat Tekan Beton Burhanuddin, Muhammad Syarif; Gunawan, Andi Baso; Bahar, Ismi Marazizah; Tenriewa, A. Muh. Dachri Ba’Asyir
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil MACCA (JUNI 2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/0kpfw967

Abstract

Penggunaan semen sebagai bahan utama dalam industri konstruksi telah menjadi praktik umum selama bertahun-tahun. Namun, pemakaian semen dalam jumlah besar berdampak negatif pada lingkungan dan menyebabkan penggunaan sumber daya alam yang signifikan. Oleh karena itu, pencarian bahan pengganti yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan semakin penting. Sebagai alternatif ramah lingkungan, penelitian ini mengeksplorasi penggunaan dedak padi sebagai pengganti semen dalam beton. Uji laboratorium dilakukan untuk menganalisis dampak dedak padi terhadap kuat tekan beton, dengan tujuan membandingkan hasilnya dengan beton biasa.Persentase dedak padi optimum yang dihasilkan setelah regresisebesar 0,4357% dan kuat tekan maksimum yang dihasilkan yaitu sebesar 27,3928 Mpa. Penelitian ini menunjukkan bahwa Kekuatan dari hasil Kuat tekan beton normal cenderung lebih rendah dibandingkan hasil kuat tekan beton yang menggunakan bahan tambah dedak padi yang lebih lebih besar pada saat mencapai nilai persentase tertinggi, yang selanjutnya cenderung menurun secara berkelanjutan Penelitian lanjutan disarankan untuk mengevaluasi sifat mekanik lain dari beton, seperti kuat tarik dan lentur. Selain itu, disarankan untuk memanaskan dedak padi lebih lama dan konsisten pada suhu tinggi serta menguji kadar silika untuk setiap campuran beton agar hasil yang diperoleh lebih optimal.
Pengaruh Derajat Kejenuhan Terhadap Tingkat Kepadatan Tanah Arsyad, Muh Adlen; Karim, M Arifuddin; Maruddin, Mukti; Gunawan, Andi Baso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 4 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Oktober 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mqce3806

Abstract

Derajat kejenuhan mempengaruhi seberapa padatnya suatu tanah, derajat kejenuhan berkorelasi dengan jumlah air yang ada di dalam tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana derajat kejenuhan dan kadar air mempengaruhi kepadatan tanah. Sampel tanah terganggu dari Kabupaten Maros digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini dimulai dengan menguji sifat fisis kemudian sifat mekanis tanah berbutir halus, khususnya kemampuannya untuk memadat pada Gs 2,72 dan konsentrasi lempung 70,14%. Berdasarkan pengujian sifat mekanis, didapatkan bahwa kerapatan dan kepadatan tanah meningkat seiring bertambahnya kadar air, dan menurun saat mencapai tiitik dimana usaha pemadatan sudah tidak bisa dilakukan lagi dikarenakan rongga udara dalam tanah sudah terisi air. Hasil yang didapatkan dari pemadatan dengan penambahan kadar air 14,24%, 24,34%, 33,20%, 41,97%, 50,90% yaitu peningkatan nilai kepadatan dimulai dari persentase kadar air 14,24%, 24,34% sampai pada persentase 33,20% dengan nilai 1,4543 kg/cm³, 1,6559 kg/cm³, dan 1,8874 kg/cm³. Dan terjadi penuruan kepadatan pada persentase kadar air 41,97%, 50,97% dengan nilai kepadatan tanah sebesar 1,7193 kg/cm³, 1,5022 kg/cm³. Pengaruh derajat kejenuhan terhadap kepadatan tanah dapat dilihat sesuai penambahan kadar air yang terjadi, semakin banyak kadar air maka semakin jenuh tanah yang disebabkan oleh air, maka dari itu sulit untuk dipadatkan.