Marasabessy, Muhammad Ali Farhan
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrasi Pemikiran Fazlur Rahman tentang Pendidikan Islam dengan Epistemologi Filsafat Kontemporer Kritis Marasabessy, Muhammad Ali Farhan
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 5: September 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis epistemologis pendidikan Islam yang ditandai dengan dikotomi ilmu agama dan ilmu umum serta lemahnya fungsi pendidikan dalam membentuk individu kritis dan berkarakter. Fazlur Rahman menawarkan epistemologi Islam yang mengintegrasikan wahyu dan akal secara proporsional, sehingga mampu berdialog dengan filsafat kritis kontemporer. Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi pemikiran Rahman dengan epistemologi filsafat kontemporer kritis untuk merumuskan paradigma pendidikan Islam yang lebih relevan dengan tantangan modernitas. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan analisis terhadap karya Rahman, pemikiran filsafat kritis, serta literatur pendidikan Islam kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi tersebut menghasilkan paradigma pendidikan Islam yang humanis, kritis, dan kontekstual. Secara teoretis, integrasi ini memperluas epistemologi Islam dengan memasukkan rasionalitas kritis tanpa menanggalkan basis normatif wahyu. Secara praktis, paradigma ini berdampak pada pembentukan mahasiswa yang berkarakter, intelektual, dan memiliki kesadaran sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Rahman menawarkan solusi terhadap krisis epistemologis pendidikan Islam Indonesia melalui sintesis tradisi Islam dan metodologi filsafat kritis. Implikasi hasil penelitian ini menegaskan urgensi pendidikan Islam integratif untuk membangun peradaban yang relevan dengan tuntutan zaman.
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KALANGAN MAHASISWA Marasabessy, Muhammad Ali Farhan
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 9 No. 3 (2025): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v9i3.2542

Abstract

Social media has emerged as an informal learning space that shapes how university students understand Islamic teachings. This study aims to identify the role of social media in enhancing the quality of Islamic Religious Education (IRE) among students, while also evaluating its challenges and opportunities. This research employs a library research approach, utilizing data from scholarly books, journals, and relevant academic publications. Data were analyzed through content analysis and a comparative-critical approach to theories and prior findings. The results indicate that social media holds significant potential in improving students' Islamic understanding, especially when paired with innovative, value-based pedagogy. However, low digital literacy and the prevalence of entertainment content present major barriers. Lecturers play a crucial role as content curators and facilitators of religious literacy. In conclusion, the integration of social media in IRE must be strategically designed by blending technology with Islamic values to foster a learning experience that is critical, contextual, and spiritual in the digital age.
Revitalisasi Metode Dakwah Bil Ḥāl Sebagai Pendekatan Strategis Dalam Pembinaan Karakter Mahasiswa Muslim di Era Digital Marasabessy, Muhammad Ali Farhan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i3.2029

Abstract

Transformasi digital dan pergeseran nilai budaya menantang efektivitas pembinaan karakter mahasiswa Muslim di kampus, sehingga diperlukan pendekatan dakwah yang lebih kontekstual dan berbasis keteladanan. Penelitian ini bertujuan merevitalisasi dakwah bil ḥāl sebagai strategi pembinaan karakter yang relevan dengan pola interaksi generasi digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi pustaka dan analisis isi terhadap buku, artikel jurnal bereputasi, dan dokumen akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah bil ḥāl lebih efektif dalam menginternalisasi nilai Islam dibandingkan pendekatan verbal satu arah karena menghadirkan teladan nyata dalam perilaku, etika komunikasi, dan konsistensi integritas, baik di ruang fisik maupun digital. Integrasi strategi konten digital interaktif, micro-exemplars, dan literasi etika daring terbukti meningkatkan keterlibatan mahasiswa, memperkuat kultur Islami kampus, serta meminimalkan kesenjangan antara wacana religius dan praktik perilaku. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya pengarusutamaan keteladanan dalam program dakwah kampus, peningkatan kapasitas dai mahasiswa, dan adaptasi strategi digital untuk membangun ekosistem pembinaan karakter yang lebih inklusif dan berkelanjutan.