Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan destinasi ziarah dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs) pada tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan teknik pengumpulan data melalui penelaahan berbagai sumber tertulis yang relevan, meliputi buku, jurnal ilmiah, artikel, laporan penelitian, dan dokumen akademik lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi pola, hubungan, dan informasi penting yang berkaitan dengan pariwisata religi berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas wisata religi memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat, tetapi juga menimbulkan berbagai dampak lingkungan, seperti peningkatan volume sampah, tingginya konsumsi air dan energi, meningkatnya emisi karbon, serta tekanan terhadap ekosistem destinasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa permasalahan tersebut memiliki keterkaitan erat dengan pencapaian SDGs, terutama pada aspek konsumsi dan produksi berkelanjutan, pengelolaan sumber daya air, penanganan perubahan iklim, dan pelestarian ekosistem. Penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan destinasi ziarah yang berorientasi pada prinsip keberlanjutan menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan guna mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan.