Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penggunaan Media Sosial sebagai Alat Komunikasi Kesehatan Dalam Edukasi Pencegahan Stunting pada Keluarga Muda di Desa Ilotidea, Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo Sry Ade Muhtya Gobel
Jurnal Pendidikan, Hukum, Komunikasi (J-DIKUMSI) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan, Hukum, Komunikasi (J-DIKUMSI)
Publisher : CV. Dalle’ Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-dikumsi.v2i1.228

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Kabupaten Gorontalo yang memerlukan pendekatan komunikasi inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial sebagai alat komunikasi kesehatan dalam edukasi pencegahan stunting pada keluarga muda di Desa Ilotidea, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas keluarga muda, kader posyandu, dan tenaga kesehatan setempat yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, khususnya WhatsApp dan Facebook, dimanfaatkan sebagai sarana penyebaran informasi gizi, promosi ASI eksklusif, serta pengingat jadwal posyandu. Media sosial dinilai efektif dalam meningkatkan akses informasi dan partisipasi keluarga muda, terutama karena sifatnya yang cepat, interaktif, dan mudah diakses. Namun demikian, ditemukan kendala berupa rendahnya literasi digital dan potensi penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi media sosial sebagai komunikasi kesehatan perlu didukung oleh penguatan kapasitas literasi digital masyarakat dan peran aktif tenaga kesehatan dalam menyediakan konten edukatif yang kredibel dan kontekstual guna mendukung percepatan pencegahan stunting di tingkat desa.
Komunikasi Persuasif: Seni Mempengaruhi Tanpa Memaksa Sry Ade Muhtya Gobel; Idewi Usman
Jurnal Pendidikan, Hukum, Komunikasi (J-DIKUMSI) Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Hukum, Komunikasi (J-DIKUMSI)
Publisher : CV. Dalle’ Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-dikumsi.v1i1.48

Abstract

Komunikasi persuasif merupakan salah satu aspek penting dalam interaksi manusia yang bertujuan untuk memengaruhi dan meyakinkan audiens tanpa adanya unsur paksaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi komunikasi persuasif, faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya, serta tantangan yang muncul dalam penerapannya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui studi literatur yang mencakup berbagai referensi terkini tentang komunikasi persuasif, termasuk konsep, teknik, dan studi kasus yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi persuasif sangat dipengaruhi oleh pemahaman terhadap audiens, penggunaan bahasa yang tepat, dan penyampaian pesan secara emosional serta logis. Teknik seperti storytelling, penggunaan bukti konkret, dan penyampaian etis terbukti meningkatkan efektivitas persuasi. Namun, tantangan seperti resistensi audiens, perbedaan budaya, dan perkembangan teknologi komunikasi menjadi hambatan yang memerlukan adaptasi dan inovasi dari komunikator.