Idewi Usman
Universitas Terbuka

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai: Studi Kasus di Kantor Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo Idewi Usman
Jurnal Kebijakan Publik, Ilmu Administrasi Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Kebijakan Publik, Ilmu Administrasi
Publisher : CV. Dalle' Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-kpia.v1i1.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara budaya organisasi dan kinerja pegawai di Kantor Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo. Budaya organisasi memainkan peran penting dalam membentuk perilaku, etos kerja, dan sikap profesional pegawai, yang secara langsung berpengaruh terhadap kinerja mereka dalam memberikan pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 30 responden yang merupakan pegawai kelurahan. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara budaya organisasi dan kinerja pegawai. Semakin kuat budaya organisasi yang diterapkan, semakin tinggi pula kinerja pegawai yang dihasilkan. Untuk itu perlunya penguatan nilai-nilai budaya kerja seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama sebagai fondasi utama dalam peningkatan kinerja aparatur pemerintahan tingkat kelurahan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perumusan kebijakan pengembangan sumber daya manusia di sektor pemerintahan lokal.
Implementasi Kebijakan Royalti Pemutaran Lagu oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) Dalam Perspektif Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia Idewi Usman; Andi Abee Zoelthan Katili
Jurnal Kebijakan Publik, Ilmu Administrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Kebijakan Publik, Ilmu Administrasi
Publisher : CV. Dalle' Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-kpia.v1i2.206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan royalti pemutaran lagu yang dikelola oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dalam perspektif Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Indonesia. Lahirnya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta memberikan dasar hukum yang kuat bagi pencipta lagu dan pemegang hak terkait untuk memperoleh manfaat ekonomi atas karya mereka melalui sistem royalti. Namun, implementasi kebijakan ini masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain kurangnya kesadaran hukum masyarakat, lemahnya sistem penarikan dan distribusi royalti, serta keterbatasan pengawasan terhadap penggunaan musik di ruang publik maupun digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan dan analisis peraturan perundang-undangan, diperkuat dengan laporan tahunan LMKN serta literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun LMKN telah berupaya mengembangkan sistem penarikan royalti berbasis teknologi, masih diperlukan penguatan regulasi, transparansi, dan kolaborasi dengan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) untuk memastikan keadilan bagi pencipta dan pengguna. Temuan ini menegaskan pentingnya harmonisasi antara regulasi nasional dan standar internasional dalam perlindungan hak cipta. Oleh karena itu, diperlukan strategi sosialisasi yang lebih intensif, modernisasi mekanisme distribusi, dan penguatan kapasitas kelembagaan LMKN agar kebijakan royalti dapat berjalan lebih efektif, adil, dan berkelanjutan.