Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Pengaruh Omnichannel Integration Quality, Omnichannel Perceived Value dan Persepsi Harga terhadap Customer Loyalty dan Customer Satisfaction Sebagai Variabel Mediasi Pada Produk Somethinc Fentha Febriani; Sulastri, Sulastri; Muchsin Saggaff Shihab; Diah Natalisa; Mohammad Eko Fitrianto
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i1.5996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas integrasi omnichannel, persepsi nilai omnichannel, dan persepsi harga berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan pada produk Somethinc. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan bantuan analisis statistik untuk mengkaji pengaruh omnichannel integration quality, omnichannel perceived value, dan persepsi harga terhadap customer loyalty, dengan customer satisfaction sebagai variabel mediasi. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan, dari 3 September 2024 hingga 3 Februari 2025, dengan fokus pada konsumen produk Somethinc di Kota Palembang yang telah melakukan pembelian melalui berbagai kanal. Sampel berjumlah 97 responden, ditentukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode accidental sampling dan rumus Lemeshow karena populasi tidak terbatas. Instrumen yang digunakan meliputi lembar demografis, angket kuantitatif, dan wawancara kualitatif. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas), regresi data panel, uji t dan uji F, koefisien determinasi, serta analisis jalur untuk mengukur pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas integrasi omnichannel dan persepsi nilai omnichannel berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan produk Somethinc. Artinya, semakin baik pengalaman pelanggan dalam mengakses berbagai kanal dan semakin tinggi persepsi terhadap nilai yang diterima, maka semakin tinggi pula tingkat loyalitas pelanggan. Sebaliknya, persepsi harga tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap loyalitas, yang mengindikasikan bahwa harga bukanlah faktor utama dalam membentuk loyalitas pelanggan terhadap produk ini. Dalam hal mediasi, variabel customer satisfaction tidak efektif sebagai mediator antara omnichannel integration quality maupun perceived value terhadap loyalitas, meskipun terdapat pengaruh tidak langsung. Namun, pada hubungan antara persepsi harga dan loyalitas, customer satisfaction terbukti menjadi mediator yang layak dan menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan.
Analisa Pengaruh Omnichannel Integration Quality, Omnichannel Perceived Value dan Persepsi Harga terhadap Customer Loyalty dan Customer Satisfaction Sebagai Variabel Mediasi Pada Produk Somethinc Fentha Febriani; Sulastri, Sulastri; Muchsin Saggaff Shihab; Diah Natalisa; Mohammad Eko Fitrianto
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i1.5996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas integrasi omnichannel, persepsi nilai omnichannel, dan persepsi harga berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan pada produk Somethinc. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan bantuan analisis statistik untuk mengkaji pengaruh omnichannel integration quality, omnichannel perceived value, dan persepsi harga terhadap customer loyalty, dengan customer satisfaction sebagai variabel mediasi. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan, dari 3 September 2024 hingga 3 Februari 2025, dengan fokus pada konsumen produk Somethinc di Kota Palembang yang telah melakukan pembelian melalui berbagai kanal. Sampel berjumlah 97 responden, ditentukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode accidental sampling dan rumus Lemeshow karena populasi tidak terbatas. Instrumen yang digunakan meliputi lembar demografis, angket kuantitatif, dan wawancara kualitatif. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas), regresi data panel, uji t dan uji F, koefisien determinasi, serta analisis jalur untuk mengukur pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas integrasi omnichannel dan persepsi nilai omnichannel berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan produk Somethinc. Artinya, semakin baik pengalaman pelanggan dalam mengakses berbagai kanal dan semakin tinggi persepsi terhadap nilai yang diterima, maka semakin tinggi pula tingkat loyalitas pelanggan. Sebaliknya, persepsi harga tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap loyalitas, yang mengindikasikan bahwa harga bukanlah faktor utama dalam membentuk loyalitas pelanggan terhadap produk ini. Dalam hal mediasi, variabel customer satisfaction tidak efektif sebagai mediator antara omnichannel integration quality maupun perceived value terhadap loyalitas, meskipun terdapat pengaruh tidak langsung. Namun, pada hubungan antara persepsi harga dan loyalitas, customer satisfaction terbukti menjadi mediator yang layak dan menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan.
Workload and Work Discipline as Determinants of Employee Performance: Evidence from the Mining Industry aryagustifram; azwardi; Mohammad Eko Fitrianto
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/0xpb3s74

Abstract

Employee performance is a critical factor in ensuring organizational sustainability, particularly in capital-intensive and high-risk industries such as mining. Increasing production targets without a proportional increase in workforce may intensify workload and undermine the effectiveness of work discipline, potentially undermining performance. This study aims to examine the effects of workload and work discipline on employee performance at PT Internasional Prima Coal. A quantitative approach with a causal Research design was employed. Data were collected through structured questionnaires distributed to all 78 employees using a census sampling technique. The collected data were analyzed using descriptive statistics, instrument testing, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis. The results indicate that workload has a negative and significant effect on employee performance, suggesting that excessive physical and mental job demands reduce employees' ability to perform optimally. In contrast, work discipline shows a positive but insignificant effect on employee performance, indicating that disciplinary compliance alone is insufficient to enhance performance under high workload conditions. Simultaneously, workload and work discipline significantly Influence employee performance, although their overall contribution remains limited, implying that multiple organizational factors shape performance. This study concludes that effective workload management plays a more critical role than disciplinary enforcement in sustaining employee performance within high-demand mining environments. The findings provide practical insights for management to implement proportional workload allocation and integrate work discipline with supportive human resource management practices to achieve sustainable performance improvement