Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rasch Model Analysis of a Learning Autonomy Instrument in Digital Higher Education Dewi, Wulan Rahma; Maharani, Zofia; Alim, Jesi Alexander; Anggriani, Mitha Dwi
Saneskara: Journal of Social Studies Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Sahabat Akademia Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62491/sjss.v2i2.2025.53

Abstract

This study examined the measurement and calibration of learning independence among PGSD students in digital learning using the Rasch Model. Motivated by the need for validated tools that capture readiness for autonomous learning in higher education, a survey of 40 students from the 2023 and 2024 cohorts employed a Learning Independence Test. Rasch analysis estimated item difficulty and person ability and assessed reliability and model fit. Most items showed acceptable fit and internal consistency. Item and person distributions indicated generally moderate to high independence, with meaningful individual variation. These findings suggest the instrument functions adequately and can yield actionable diagnostics for curriculum design and targeted supports that strengthen autonomy in digital environments. Psychometrically sound measurement is therefore valuable for understanding learner characteristics and informing teacher preparation, since prospective teachers must foster independence in their future pupils. The small sample limits generalization. Future research should use larger and more diverse samples and adopt longitudinal designs to track changes in learning independence over time. 
Tradisi Bakar Batu Suku Dani Provinsi Papua Pegunungan Asso, Etalia; Afifah, Haya Nisrina; Respi, Yulia; Maharani, Zofia; Marhadi, Hendri; Alpusari, Mahmud
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 22 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.239 KB) | DOI: 10.57216/pah.v22i1.29

Abstract

Tradisi Bakar Batu merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Suku Dani di Papua Pegunungan yang masih lestari hingga saat ini. Tradisi ini bukan hanya sekadar metode memasak secara tradisional menggunakan batu panas, tetapi memiliki makna sosial, spiritual, dan ekologis yang mendalam. Bakar Batu biasanya dilaksanakan pada berbagai momentum penting seperti kelahiran, pernikahan, kematian, penyelesaian konflik adat, dan sebagai ungkapan rasa syukur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna, nilai, serta fungsi sosial dari tradisi Bakar Batu dalam kehidupan masyarakat Suku Dani di tengah arus modernisasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara daring bersama tokoh adat asli Papua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini menjadi media perekat sosial yang efektif, sarana edukasi nilai adat bagi generasi muda, sekaligus ritual penyucian spiritual yang tetap dihormati masyarakat hingga kini. Meskipun menghadapi tantangan akibat modernisasi, masyarakat adat tetap mempertahankan tradisi ini sebagai identitas budaya dan simbol persatuan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah, sekolah, dan media dalam pelestarian tradisi Bakar Batu, agar nilai-nilai luhur di dalamnya tidak tergerus oleh zaman.