Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran penting dalam pembentukan karakter bangsa sekaligus penguatan sistem pendidikan nasional. Pertumbuhan jumlah pesantren yang semakin pesat menimbulkan tantangan dalam pengelolaan keuangan, khususnya terkait efektivitas sistem penganggaran berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas sistem penganggaran syariah pada sebuah pesantren putri dengan meninjau kesesuaian antara perencanaan dan realisasi anggaran, kompetensi sumber daya manusia pengelola, serta pemanfaatan sistem pelaporan berbasis digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen keuangan. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan lembar observasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta analisis varians untuk mengukur tingkat akurasi anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas sistem penganggaran masih menghadapi kendala berupa perencanaan yang belum terintegrasi, struktur anggaran yang kurang fleksibel, serta keterbatasan kompetensi teknis pengelola. Ditemukan pula adanya selisih anggaran yang cukup signifikan pada beberapa kegiatan akibat estimasi yang kurang tepat dan kebutuhan mendadak. Meskipun demikian, terdapat peluang peningkatan efektivitas melalui penguatan penganggaran partisipatif, digitalisasi pelaporan keuangan, serta peningkatan akuntabilitas kelembagaan. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan manajemen keuangan syariah di lembaga pendidikan berbasis pesantren.