Perkembangan kewirausahaan di lingkungan pesantren menjadi penting untuk membentuk pola pikir santri yang mandiri dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kewirausahaan di kantin syariah Pondok Pesantren Imam Syafi’i Brebes dengan menerapkan analisis SWOT untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kualitatif deskriptif, melalui wawancara mendalam dan observasi di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama terletak pada pasar santri dan penerapan prinsip syariah, sementara kelemahan mencakup manajemen yang konvensional dan kurangnya inovasi produk. Peluang untuk pengembangan usaha dapat ditemukan dalam tren konsumsi sehat dan digitalisasi, sedangkan ancaman muncul dari persaingan eksternal dan fluktuasi harga bahan pokok. Oleh karena itu, diperlukan strategi seperti pelatihan manajemen keuangan, diversifikasi menu, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi dengan UMKM halal untuk meningkatkan keberlanjutan usaha. Temuan ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi pengelola pesantren dalam merancang program kewirausahaan yang sesuai dengan kebutuhan santri dan masyarakat.
Copyrights © 2025