Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Pemasaran Digital Pada Toko Shoya Di Desa Randusari Kabupaten Tegal Wahyu Krishantoro; Amanda Fitria Arsyafa; Arum Ayu Lestari; Firji Maysilla Saputri
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i1.4097

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital padaToko Shoya, yang berlokasi di Desa Randusari, Kabupaten Tegal. Toko Shoya merupakan produsen makanan ringan tradisional yang selama ini masih mengandalkan strategi pemasaran konvensional, seperti promosi dari mulut ke mulut dan penggunaan aplikasi WhatsApp sebagai sarana komunikasi dengan pelanggan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra antara lain keterbatasan promosi, belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital, serta ketiadaan legalitas usaha yang sah. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini dilaksanakan selama 12 minggu dan terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Luaran kegiatan meliputi pembuatan dan optimalisasi Google Maps, desain logo dan banner promosi, pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), pengelolaan akun media sosial (Instagram dan TikTok), pengembangan toko online di platform e-commerce (Shopee), serta pembangunan website usaha menggunakan WordPress. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mitra dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai alat pemasaran, serta peningkatan visibilitas usaha secara daring. Selain memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan usaha mitra, kegiatan ini juga memberikan pengalaman aplikatif bagi tim pelaksana dalam mengimplementasikan keilmuan secara langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model strategis dalam pemberdayaan UMKM berbasis digital di wilayah pedesaan, serta menjadi rujukan bagi pelaksanaan program serupa pada UMKM lain dengan permasalahan sejenis.