Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Metode Rukyatul Hilal Di Desa Pandanarum Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar Mochammad Arifin; Afrohatul Laili; Aisyatul Azizah; Arum Ayu Lestari; Moch Syaifudin Anwar; Samsul Hanifan; Karina Gadis Wahyu Pamungkas
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1, Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i1.174

Abstract

ABSTRAK Pelaksanaan Pengabdian Progam Kemitraan Masyarakat (PKM) yang berjudul Sosialisasi Metode Rukyatul Hilal Dalam Penetapan Satu Syawal Terhadap IPNU-IPPNU Di Desa Pandanarum Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bekerjasama dengan organisasi pelajar Nahdlatul Ulama Di Desa Pandanarum yaitu IPNU-IPPNU. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan anggota IPNU-IPPNU dalam penggunaan metode rukytul hilal guna menetapkan satu syawal. Kegiatan pengabdian ini didasari oleh minimnya pengetahuan mitra terhadap pentinganya rukyatul hilal. Melalui program ini, tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi mitra sebagai organisasi pelajar NU yakni IPNU-IPPNU ranting pandanrum untuk mempelopori pentingnya pengetahuan mengenai metode rukyatul hilal dalam penentuan awal bulan syawal. Target yang ingin dicapai adalah peningkatan pemahaman mitra terhadap pentingnya metode rukyatul hilal dalam penetapan awal bulan syawal. Metode yang digunakan untuk mencapai target tersebut adalah dengan observasi, menjalin kerjasama dengan mitra untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dengan meluangkan waktu dua minggu selama pelaksanaan program pengabdian, memberikan bimbingan teknis kepada mitra tentang pentingnya metode rukyatul hilal dalam penetapan satu syawal. Hasil pengabdian yang dilakukan menunjukkan bahwa solusi yang diberikan tim pelaksana terhadap permasalahan mitra dapat membuka pengetahuan untuk mensosialisasikan penggunaan metode rukyatul hilal dalam menetapkan satu syawal.
Pengembangan Pemasaran Digital Pada Toko Shoya Di Desa Randusari Kabupaten Tegal Wahyu Krishantoro; Amanda Fitria Arsyafa; Arum Ayu Lestari; Firji Maysilla Saputri
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i1.4097

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital padaToko Shoya, yang berlokasi di Desa Randusari, Kabupaten Tegal. Toko Shoya merupakan produsen makanan ringan tradisional yang selama ini masih mengandalkan strategi pemasaran konvensional, seperti promosi dari mulut ke mulut dan penggunaan aplikasi WhatsApp sebagai sarana komunikasi dengan pelanggan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra antara lain keterbatasan promosi, belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital, serta ketiadaan legalitas usaha yang sah. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini dilaksanakan selama 12 minggu dan terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Luaran kegiatan meliputi pembuatan dan optimalisasi Google Maps, desain logo dan banner promosi, pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), pengelolaan akun media sosial (Instagram dan TikTok), pengembangan toko online di platform e-commerce (Shopee), serta pembangunan website usaha menggunakan WordPress. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mitra dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai alat pemasaran, serta peningkatan visibilitas usaha secara daring. Selain memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan usaha mitra, kegiatan ini juga memberikan pengalaman aplikatif bagi tim pelaksana dalam mengimplementasikan keilmuan secara langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model strategis dalam pemberdayaan UMKM berbasis digital di wilayah pedesaan, serta menjadi rujukan bagi pelaksanaan program serupa pada UMKM lain dengan permasalahan sejenis.