Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PARIWISATA TERHADAP PELESTARIAN BAHASA DAN BUDAYA LOKAL DI TUKTUK SAMOSIR Sinaga, Priskila Yosefina Natalia; Yumna Afra; Maria Thessalonika Sitorus; Amelia Mahmuddin; Sarah Novelina Pakpahan; Lestari Marbun
NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober, NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/nalar.v4i2.2903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan pariwisata terhadap pelestarian bahasa dan budaya Batak di TukTuk, Samosir. Dalam konteks pariwisata yang berkembang pesat, penting untuk memahami dampak positif maupun negatif yang ditimbulkan terhadap kelestarian budaya lokal. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam melestarikan bahasa dan budaya Batak di tengah pengaruh globalisasi dan dominasi bahasa asing. Di samping itu, penelitian ini mengkaji peran masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian budaya Batak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat lokal yang aktif dalam kegiatan budaya dan kepariwisataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata memberikan peluang untuk memperkenalkan budaya Batak kepada wisatawan, namun juga memunculkan tantangan serius, seperti komodifikasi budaya dan penurunan penggunaan bahasa Batak. Masyarakat lokal memiliki peran kunci dalam mempertahankan tradisi dan bahasa Batak, meskipun masih menghadapi tekanan budaya luar. Diperlukan kolaborasi antara masyarakat dan pihak terkait untuk menciptakan strategi pelestarian budaya yang berkelanjutan di tengah arus pariwisata yang terus berkembang.
PROSES STANDARDISASI BAHASA INDONESIA: TANTANGAN DAN PENCAPAIAN SEJARAH Afra, Yumna; Marbun, Lestari; Sinaga, Priskila Yosefina Natalia; Mahmuddin, Amelia; Pakpahan, Sarah Novelina; Sitorus, Maria Thessalonika
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 4 (2024): JUNI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi proses standardisasi bahasa Indonesia, dengan fokus pada tantangan dan pencapaian sejarahnya. Latar belakang penelitian ini berakar pada transformasi bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia, yang ditetapkan sebagai bahasa nasional pada Sumpah Pemuda 1928 dan dikukuhkan dalam UUD 1945. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi proses standardisasi serta dampaknya terhadap identitas nasional. Metodologi yang digunakan adalah penelitian historis dan analisis linguistik, dengan mengkaji dokumen-dokumen sejarah, kebijakan pemerintah, dan literatur akademis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses standardisasi menghadapi berbagai tantangan, seperti resistensi dari masyarakat, variasi dialek regional, dan pengaruh bahasa asing. Meskipun demikian, berbagai kebijakan pendidikan, penyusunan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dan pembentukan Pusat Bahasa telah berhasil mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Pembahasan dalam artikel ini menyoroti kontribusi tokoh-tokoh seperti Mohammad Yamin dan Sutan Takdir Alisjahbana dalam pengembangan ejaan dan tata bahasa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa standardisasi bahasa Indonesia telah meningkatkan kesatuan dan identitas nasional serta memperkuat peran bahasa Indonesia dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya populer.