Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan pariwisata terhadap pelestarian bahasa dan budaya Batak di TukTuk, Samosir. Dalam konteks pariwisata yang berkembang pesat, penting untuk memahami dampak positif maupun negatif yang ditimbulkan terhadap kelestarian budaya lokal. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam melestarikan bahasa dan budaya Batak di tengah pengaruh globalisasi dan dominasi bahasa asing. Di samping itu, penelitian ini mengkaji peran masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian budaya Batak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat lokal yang aktif dalam kegiatan budaya dan kepariwisataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata memberikan peluang untuk memperkenalkan budaya Batak kepada wisatawan, namun juga memunculkan tantangan serius, seperti komodifikasi budaya dan penurunan penggunaan bahasa Batak. Masyarakat lokal memiliki peran kunci dalam mempertahankan tradisi dan bahasa Batak, meskipun masih menghadapi tekanan budaya luar. Diperlukan kolaborasi antara masyarakat dan pihak terkait untuk menciptakan strategi pelestarian budaya yang berkelanjutan di tengah arus pariwisata yang terus berkembang.
Copyrights © 2025