Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SCRACTH WEB PADA CALON GURU UNTUK PEMBELAJARAN KREATIF DAN INTERAKTIF DI KELAS Almanda, Adelia
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v10i2.1139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan Scratch Web sebagai media pembelajaran kreatif dan interaktif oleh mahasiswa calon guru kelas 5A PBSI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup aspek frekuensi penggunaan, kemudahan akses, manfaat, pengaruh terhadap pembelajaran, serta tantangan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar mahasiswa belum terbiasa menggunakan Scratch Web, mayoritas dari mereka mengakui bahwa platform ini efektif dan mudah digunakan untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif dan kreatif. Sekitar 65% mahasiswa merasa platform ini mudah digunakan, dan 95% responden menyatakan bahwa Scratch Web membantu meningkatkan kreativitas dalam pembelajaran. Selain itu, 90% responden percaya bahwa Scratch Web memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses belajar. Tantangan yang dihadapi mencakup aspek teknis, seperti coding, serta hambatan infrastruktur, seperti koneksi internet. Penelitian ini mengindikasikan bahwa Scratch Web memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dalam pembelajaran kreatif dengan catatan perlu adanya pelatihan lebih lanjut bagi mahasiswa untuk mengoptimalkan penggunaannya.
HUBUNGAN KEKERABATAN BAHASA SUNDA DAN MINANGKABAU: KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF Nur Yuannisa Luthfiah; Almanda, Adelia; Mutia, Sabrina Farah; Putra, Dona Aji Karunia
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2026): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v9i1.33381

Abstract

This study aims to identify the extent of kinship between the Sundanese and Minangkabau languages through a comparative historical linguistic approach. The scope of the study focuses on the analysis of basic vocabulary using a list of 200 Swadesh words. The method applied is a quantitative approach using lexicostatistical and glottochronological techniques to measure the percentage of cognates and estimate the time of separation of the two languages from a similar proto-language. The research data was obtained from credible lexical sources and compared based on similarities in form, phonemic variations, sound correspondence, and empty glosses. The results of the study show that the Sundanese and Minangkabau languages have a kinship level of 79%, placing them in the same language stock. Glottochronological analysis shows that the two languages are estimated to have diverged around 3,423–4,015 years ago, or around 1398–1990 BC. These findings indicate that the two languages originated from a single proto-language in the Western Austronesian language family and underwent regular phonological changes throughout their historical development.