Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Demonstrasi Tentang Cara Menyikat Gigi Yang Benar Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Keterampilan Pada Siswa Kelas 4 & 5 Di SD Negeri 10 Palangkaraya Decinta; Maria Adelheid Ensia; Suryagustina
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.198

Abstract

Latar Belakang : Masalah gigi dan mulut pada anak SD masih sering terjadi akibat kurangnya pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi. Anak belum memahami waktu dan teknik yang benar. Salah satu solusi yang efektif adalah metode demonstrasi, karena siswa bisa langsung melihat dan mempraktikkan. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi terhadap tingkat pengetahuan dan keterampilan siswa kelas 4 dan 5 di SD Negeri 10 Palangka Raya dalam menyikat gigi yang benar. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental (pra-experimental design) dengan pendekatan kuantitatif, dan jenis desain one group pretest-posttest design. Desain ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan keterampilan siswa sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi. Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon, diperoleh nilai p value sebesar 0,000 (≤ 0,05) sehingga hipotesis H1 diterima. Artinya, terdapat penga ruh yang signifikan dari pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi terhadap peningkatan pengetahuan siswa dalam menyikat gigi yang benar. Sementara itu, hasil analisis yang sama juga menunjukkan nilai p value sebesar 0,000 (≤ 0,05), sehingga hipotesis H2 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi turut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan siswa dalam melakukan praktik menyikat gigi yang benar. Kesimpulan : Pendidikan kesehatan melalui metode demonstrasi terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada siswa. Diharapkan metode ini dapat diterapkan di sekolah sebagai bentuk Pendidikan kesehatan sejak usia dini.
Pengaruh Pemberian Kompres Air Hangat Menggunakan Warm Water Zack (WWZ) Terhadap Skala Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di Asrama Beata Maria Helena Stollenwerk Palangka Raya Anggita Eklessya Ragam; Maria Adelheid Ensia; Suryagustina
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.479

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan salah satu gangguan ginekologi yang umum terjadi pada remaja putri, ditandai dengan kram, nyeri, dan ketidaknyamanan di bagian perut bawah yang dapat terjadi sebelum, selama, atau setelah menstruasi. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan fisik, tetapi juga berdampak negatif terhadap aktivitas harian, konsentrasi belajar, dan kualitas hidup remaja secara keseluruhan. Oleh karena itu, penanganan dismenore perlu mendapat perhatian khusus. Salah satu metode non-farmakologis yang terbukti efektif dan aman dalam mengurangi nyeri dismenore adalah pemberian kompres air hangat. Warm Water Zack (WWZ) merupakan media kompres modern yang dirancang untuk memberikan efek panas secara praktis, nyaman, dan aman bagi penggunanya, sehingga dapat menjadi alternatif dalam mengurangi nyeri haid tanpa efek samping obat-obatan. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh pemberian kompres air hangat menggunakan WWZ terhadap skala nyeri dismenore pada remaja putri di Asrama Beata Maria Helena Stollenwerk Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 32 remaja putri yang dipilih dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala nyeri numerik (NRS), yang diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (≤ 0,05), yang berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya, terdapat pengaruh signifikan pemberian kompres air hangat menggunakan WWZ terhadap skala nyeri dismenore. Kesimpulan: Kompres air hangat menggunakan WWZ efektif mengurangi nyeri dismenore, sehingga dapat direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis yang sederhana dan aman.