p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Atma Inovasia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Bahaya Phising, Judi Online dan Pinjaman Online kepada Warga Desa Jatiendah Pasodung, Aikho; Ratnadewi, Ratnadewi; Andrianto, Heri
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 5 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i5.11328

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa manfaat besar, tetapi juga meningkatkan risiko ancaman seperti phishing, perjudian online, dan pinjaman online ilegal yang dapat merugikan masyarakat. Ketiga ancaman ini sering kali menyasar individu atau kelompok dengan literasi digital yang rendah, termasuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Mandiri di Desa Jatiendah yang bertujuan untuk memberi penyuluhan mengenai bahaya phising, judi online dan pinjaman online kepada warga Desa Jatiendah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya tersebut. Metode yang digunakan adalah service learning melalui pendekatan edukasi interaktif serta kuesioner. Pada pelatihan diberikan materi mengenai cara mengenali tanda-tanda penipuan digital, dampak negatif perjudian online, serta risiko dan solusi terkait pinjaman online ilegal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap topik yang dibahas dan kesiapan mereka dalam menghindari ancaman digital. Simpulan dari hasil kuisioner diketahui bahwa setelah pelatihan pemahaman peserta terjadi peningkatan.
Tak Mau Menyerah, Ibu-Ibu Warga Desa Jatiendah Belajar Editing Video dengan Capcut Ratnadewi, Ratnadewi; Pasodung, Aikho; Andrianto, Heri; Yapinus, Pin Panji; Meythi, Meythi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i6.11418

Abstract

Residents of RT 5, RW 3, Jatiendah Village, mostly earn as construction workers, open stalls, and sell food. The women in Jatiendah Village, who are primarily housewives dependent on their husband's income, they want to sell food. Limited income and small business capital make it difficult for them to rent a place to sell. High rental costs create an imbalance between income and expenses, ultimately causing their capital to dwindle as they incur losses. The problem that occurs is their inability to create video content to promote their sales. The purpose of this activity is to provide training for the women of Jatiendah Village on how to create video content using the CapCut application. The method used is Asset Based Community Development (ABCD) which develops the ability to make videos. As a result, the women were very enthusiastic about learning the new things. The conclusion of this activity is that Jatiendah villagers benefit from knowledge after being given training in video making and video editing with Capcut. Abstrak— Warga RT 5, RW 3, Desa Jatiendah, sebagian besar berpenghasilan sebagai pekerja bangunan, membuka warung, dan menjual makanan. Untuk ibu-ibu warga desa Jatiendah yang kebanyakan ibu rumah tangga dan bergantung pada penghasilan suaminya, membuat mereka ingin berjualan makanan. Penghasilan yang terbatas dan modal usaha yang kecil membuat mereka kesulitan untuk menyewa tempat berjualan. Sewa tempat yang mahal membuat pemasukan dan pengeluaran menjadi tidak seimbang. Akhirnya modal habis karena mereka merugi. Permasalahan yang terjadi adalah ketidak mampuan mereka untuk membuat konten video untuk mempromosikan jualannya. Tujuan kegiatan di sini adalah memberi pelatihan kepada ibu-ibu warga desa Jatiendah untuk membuat konten video dengan aplikasi Capcut. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang mengembangkan kemampuan membuat video. Hasilnya ibu-ibu sangat antusias belajar hal baru yang mereka dapatkan. Simpulan dari kegiatan ini warga desa Jatiendah mendapat manfaat pengetahuan setelah diberi pelatihan pembuatan video dan editing video dengan Capcut.