p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pharmacoscript
Widia Primi, Annisya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FORMULASI DAN KARAKTERISASI SEDIAAN GEL ITRACONAZOLE DENGAN SISTEM PEMBAWA VESICULAR TRANSFERSOM SEBAGAI ANTIJAMUR Widia Primi, Annisya; Ai Rian, Julyanti; Dika Tri, Agustina; Rizka Sri, Jayanti
Pharmacoscript Vol. 8 No. 2 (2025): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v8i2.2013

Abstract

Itraconazole merupakan obat anti jamur yang memiliki keterbatasan kelarutan rendah dan permeabilitas tinggi termasuk kedalam (Biopharmaceutical Classfication System) Kelas II. Hal ini menjadi permasalahan dalam bioavailabilitas yang dimiliki itraconazole sehingga menurunkan nilai terapetiknya. Oleh karena itu, perlunya meningkatkan kelarutan sehingga dapat meningkatkan laju disolusi, kelarutan dan absorbsi itraconazole. Untuk mengatasi keterbatasan itraconazole, maka dilakukan pengembangan teknologi formulasi terhadap peningkatan kelarutan dengan dibuat sistem vesicular dalam bentuk transfersom serta diinkorporasikan kedalam bentuk sediaan gel untuk mempermudah pengaplikasian transfersom itraconazole sebagai antijamur. Mekanisme transfersom dengan mengkombinasikan fosfolipid dan surfaktan sehingga membuat transfersom sangat fleksibel dan mampu menembus lapisan kulit yang sulit ditembus oleh sistem penghantaran obat konvensional. Untuk mengetahui keberhasilan transfersom dilakukan karakteristik transfersom yaitu pengujian  Particle Size Analisis, Potensial Zeta, PDI dan Stabilitas. Formula transfersom pada penelitian ini dilakukan variasi konsentrasi surfaktan dan fosfolipid yang digunakan 10%. Dari ke 3 formula tersebut didapatkan nilai PSA FT1 124 nm ± 0.47,  FT2 135 ± 0.58, dan FT3 146± 0.47 memenuhi persyaratan <150 nm. Nilai Potensial Zeta ke 3 Formula FT1 -42.5 mV, FT2 -45.8 Mv dan FT3 -43.2 mV memenuh kriteria ±-35 mV. Nilai PDI mendekati 1 yang artinya sediaan formula transfersom Itraconazole homogen. Pengujian morfologi Transfersom menggunakan TEM. Pengembangan sediaan gel dengan komponen formula utama Carbopol dilakukan variasi konsentrasi 0.3%, 0.6% dan 0.9%. Didapatkan pH dan viskositas yang memenuhi persyaratan pada formula FCB 0.6 dengan pH 5.1 ± 0.2 dan viscositas gel 23453 cPs ±1.95.
FORMULASI, KARAKTERISASI, DAN STABILITAS GEL NIOSOM EKSTRAK KULIT NANAS (Ananas comosus (L.) Merr) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Ai Rian , Julyanti; Widia Primi, Annisya; Fauzan Sebastian, Ramadhan; Vilsa, Purnama; Nizzar Nazzah, Nugraha
Pharmacoscript Vol. 8 No. 2 (2025): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v8i2.2295

Abstract

Ekstrak kulit nanas (Ananas comosus (L.) Merr) mempunyai kandungan flavonoid yang berpotensi sebagai sumber antioksidan. Khasiat senyawa flavonoid dapat dimanfaatkan menjadi produk kecantikan diantaranya dalam bentuk gel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki bioavalilabilitas yang kurang baik dari flavonoid dimodifikasi menjadi sediaan dalam bentuk nanovesikel jenis niosom untuk mengoptimalkan penyerapan zat aktif. Niosom dibuat dengan menggunakan metode dingin. Basis niosom dan niosom ekstrak dikarakterisasi melalui ukuran partikel, indeks polidispersitas, zeta potensial, dan morfologi. Hasil karakterisasi basis niosom dan niosom ekstrak diperoleh bahwa sediaan berturut-turut menghasilkan ukuran partikel 98,82 nm dan 125,9 nm ; nilai indeks polidispersitas 0,3209 dan 0,3396, nilai potensial zeta -13,8 mV dan -16,17 mV, dan bentuk niosom ekstrak sferis. Sediaan gel niosom dievaluasi melalui organoleptik, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, stabilitas fisik dengan freeze thaw.  Hasil evaluasi diperoleh bahwa Formula 3 menghasilkan sifat fisik gel niosom ekstrak kulit nanas terbaik dengan organoleptik kental, bau khas, serta berwarna kuning jernih, dan tidak ada pemisahan; pH 4,567±0,200; viskositas 11131,1±1031,56 cps, daya sebar 5,61±0,285, daya lekat 34,428±13,550, serta stabil secara fisik melalui pengujian freeze thaw. Pengujian efisiensi penjerapan sediaan niosom ekstrak dan gel niosom diperoleh hasil sebesar 94,7960% dan 95,8224%.