This Author published in this journals
All Journal Pharmacoscript
Retty, Handayani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SISTEM PENGHANTARAN OBAT ACNE PATCH DARI ISOLAT PIPERIN SEBAGAI ANTI JERAWAT Retty, Handayani; Nurul, Auliasari; Zahra Shafira Nur, Aurulianti
Pharmacoscript Vol. 8 No. 2 (2025): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v8i2.2128

Abstract

Jerawat merupakan penyakit kulit yang timbul akibat peradangan pada folikel pilosebasea yang salah satunya disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes. Piperin (Piper nigrum L.) merupakan senyawa utama pada tumbuhan lada hitam yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antijerawat dari isolat piperin dalam bentuk sediaan acne patch. Pada penelitian ini isolat piperin dilakukan uji karakteristik menggunakan Spektrometri Massa (MS) untuk melihat analisis fragmen molekul yang diperoleh yang diperoleh. Basis patch diformulasikan dengan variasi konsentrasi HPMC dan PEG 400 dan dibuat dengan metode solvent casting. Formulasi acne patch dibuat dalam empat variasi formula dengan konsentrasi isolat piperin yaitu F0 tanpa isolat; F1 isolat 20%; F2 isolat 30%; F3 isolat 40%. Sediaan acne patch dievaluasi stabilitas fisik meliputi organoleptik, keseragaman bobot, ketebalan patch, ketahanan lipat, pH, susut pengeringan dan daya serap kelembaban. Uji aktivitas antijerawat dilakukan terhadap bakteri Propionibacterium acnes menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukan bahwa sediaan acne patch dengan konsentrasi 20%, 30% dan 40% menghasilkan sediaan patch dengan stabilitas fisik yang baik dan memiliki aktivitas antijerawat terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan diameter hambat pada F1 isolat 20% memiliki daya hambat 12,99 ± 1,62 mm (F1, 20%), 13,29 ± 0,28 mm (F2, 30%), dan 13,49 ± 1,17 mm (F3, 40%), yang termasuk kategori daya hambat kuat.