Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

URBAN PLANNING STRATEGY FOR HYBRID SETTLEMENTS: MIXED-USE APPROACHES IN KAMPUNG PETEK, SEMARANG Christanti, Sherley Ika; Wiwit Setyowati; Rm Bambang Setyohadi Kuswarna Putra; Prita Hanaya Gulton; Syarwah Nailah Fara Ramadhani
International Journal on Livable Space Vol. 10 No. 2 (2025): HERITAGE AND SETTLEMENT SUSTAINABILITY
Publisher : Jurusan Arsitektur - FTSP - Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/livas.v10i2.23685

Abstract

Kampung Melayu Petek in North Semarang serves as case study illustrating how the interplay of cultural hybridity and historical stratification has resulted in a distinctive urban morphology characterized by mixed land uses and multicultural spatial configurations. This research investigates the viability of strategic mixed-use development as an instrumental planning to preserve and augment these hybrid characteristics while simultaneously addressing contemporary urban dilemmas. Objectives: The primary aim of this study is to investigate methodologies for the preservation and enhancement of cultural hybridity and historical layering in Kampung Melayu Petek through strategic mixed-use development initiatives. Methodology and results: This research employs a qualitative case study methodology focused on Kampung Melayu Petek, North Semarang, using field observations, interviews, and document analysis through a qualitative descriptive lens and phenomenological perspective to scrutinize the influence of acculturation on the hybrid multicultural spatial organization and its manifestations. The findings reveal that the coexistence of Arab, Chinese, Javanese, and Malay-Banjar communities has created a distinctive spatial mosaic of shop-houses (ruko), inward-facing courtyards, and adaptable land uses—an organic form of mixed-use urbanism that is increasingly threatened by modernization, infrastructure expansion, and rigid regulatory paradigms. Conclusion, significance, and impact study: This study highlights the promise of culturally-informed mixed-use planning as a sustainable paradigm for heritage-sensitive urban environments, offering a replicable framework for other multicultural settlements in Indonesia.
Pengembangan Sistem Pengolahan dan Optimalisasi Pemasaran Biji Kopi Desa Sumberahayu, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal Bambang Sugiyarto; Mohammad Pujo Siswoyo; Rm Bambang Setyohadi Kuswarna Putra; Altintop Okta Romadhona; Slamet Afra Afifa A
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5732

Abstract

Desa Sumberahayu di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal memiliki potensi besar dalam pengembangan kopi berkat kondisi tanah subur dan iklim sejuk. Namun, praktik panen campuran serta pemasaran yang masih bergantung pada tengkulak membuat nilai jual kopi rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah kopi melalui penyuluhan teknik panen petik merah, sortasi buah, serta pengenalan teknologi pengolahan sederhana berupa mesin sangrai. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, praktik lapangan, dan penyerahan bibit kopi unggul. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan petani tentang panen selektif, keterampilan dasar pengolahan kopi, serta antusiasme tinggi dalam diskusi. Selain itu, pengenalan mesin sangrai dan peremajaan kebun melalui bibit unggul menjadi langkah awal diversifikasi produk kopi. Program ini diharapkan mampu mendorong petani untuk bertransformasi dari penjual bahan mentah menjadi produsen kopi olahan yang berdaya saing.