Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kapasitas Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Pendidikan di Wilayah Kepulauan Kasiruta Timur Ali Lating; Fathun Tan; Fauziah Nurhamiddin
JURNAL SAINS SOSIAL DAN HUMANIORA (JSSH) Vol. 2 No. 1 (2022): JSSH : Jurnal Sains, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Penellitian, Pengabdian dan Publikasi (LP3M), UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/jssh.v2i2.1129

Abstract

Sebagai personifikasi negara di tingkat daerah, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab yang sangat penting, terutama untuk menjamin kecukupan pelayanan di berbagai aspek. Salah satu aspek terpenting yang terkait dengan masa depan generasi penerus bangsa adalah layanan pendidikan. Sebagai landasan, Pasal 31 UUD 1945 dan lembaga turunannya menunjukkan tujuan mulia, yaitu terwujudnya potensi peserta didik yang beriman dan bertakwa, bertanggung jawab, mandiri, untuk kemajuan peradaban dan kesejahteraan umat manusia, melalui pendidikan. Satuan pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat rendah, sampai ke perguruan tinggi. Dinamika pengelolaan pendidikan di wilayah kepulauan seperti Provinsi Maluku Utara masih dihadapkan pada berbagai permasalahan seperti yang dialami di Kecamatan Kasiruta Timur Kabupaten Halmahera Selatan. Aksesibilitas, distribusi dan ketersediaan sarana prasarana masih terbatas, baik yang berkaitan dengan fasilitas pembelajaran, perpustakaan hingga ketersediaan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur pendukung mengakibatkan kebijakan pegembangan mutu pendidikan terabaikan. Kondisi ini diperlemah dengan terbatasnya pengawasan dan komitmen pemangku kepentingan dalam merespon permasalahan yang dialami di wilayah terebut.
STUDI PENCEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN TEMBAGA (Cu) PADA SEDIMEN LAUT DI PELABUHAN BASTIONG KOTA TERNATE PROPINSI MALUKU UTARA: Fauziah Nurhamiddin1), Marshus Hi. Ibrahim2) 1. Fakultas Matematika Ilmu pengetahuan Alam (MIPA) UMMU Ternate 2. Fakultas Teknik UMMU Ternate Fauziah Nurhamiddin *; Marshus Hi. Ibrahim **
DINTEK Vol. 11 No. 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.911 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui status perairan di sekitar pelabuhan Bastiong, apakah sudah tercemar atau belum. Penelitian bertujuan mengukur kandungan logam Pb dan Cu pada sedimen, mengetahui tingkat kecemaranan setiap lokasi pengamatan serta membandingkannya terhadap baku mutu air laut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai kandungan logam Pb dan Cu serta tingkat kecemaranan di perairan pantai pelabuhan Bastiong. Sampel sedimen yang di ambil dari lokasi pantai sekitar pantai pelabuhan Bastiong akan diperiksa konsentrasi Cu dan Pb menggunakan metode spektrofotometri serapan atom. Metode Spektrofotometri Serapan Atom adalah metode analisis untuk penentuan unsur-unsur logam dan metaloid yang berdasarkan pada penyerapan (absorpsi) radiasi oleh atom-atom bebas dari unsur tersebut. Kawasan pantai sekitar pantai pelabuhan Bastiong kecamatan kota Ternate Selatan, kota Ternate diduga telah mengalami pencemaran baik perairan pantai sekitar pelabuhan maupun sedimen laut yang ada di sekitar pelabuhan. Khususnya sedimen karena sedimen merupakan dasar dari perairan yang menjadi tempat akumulasi limbah dari ceceran limbah kapal itu sendiri maupun limbah buangan rumah tangga dan aktivitas penduduk yang bermukim di sekitar pantai. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terlihat perairan di sekitar pelabuhan Bastiong konsentrasi logam Cu dan Pb sudah cukup, yaitu sudah lebih besar dari batas baku mutu air laut yang dikeluarkan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 51. Tahun 2004, baik baku mutu untuk biota laut (0,008 ppm) maupun baku mutu untuk wisata bahari dan pelabuhan (0,05 ppm). tinggi dan bisa kategorikan sudah tercemar logam berat