Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Limbah Marmer sebagai Substitusi Pasir pada Campuran Beton ditinjau dari Kuat Tekan dan Modulus Elastisitas Beton Bramantya Prambudi, Akbar; Suryanto, Sunarto; Qomariah, Qomariah
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i7.32255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengujian limbah marmer sebagai substitusi pasir dengan persentase campuran beton tertentu terhadap nilai kuat beton press dan nilai modulus elastisitas beton serta menghitung biaya limbah marmer sebagai substitusi pasir pada campuran beton dibandingkan dengan beton biasa. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental dimana membandingkan limbah marmer campuran beton normal dan beton sebagai substitusi pasir dengan presentase 5%, 15% dan 25% dengan rencana yang kuat sebesar 25 MPa.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat pemanfaatan pers limbah marmer pada level 0%, 5%, 15% dan 25% berturut-turut adalah 27,57 MPa, 28,73 MPa, 27,58 MPa dan 24,56 MPa. Dari hasil tersebut, nilai pers yang kuat pada kadar limbah marmer sebesar 5% dan 15% meningkat, sedangkan tingkat nilai kuat pers sebesar 25% menurun. Sedangkan hasil penelitian untuk nilai elastisitas modulus pada campuran limbah marmer 0%, 5%, 15% dan 25% secara berturut-turut adalah 2,238 N/mm2, 1,359 N/mm2, 7,065 N/mm2, dan 0,951 N/mm2. Untuk biaya pembuatan beton dengan kandungan limbah marmer 0%, 5%, 15% dan 25% berturut-turut adalah Rp.774.913, Rp.771.701, Rp.765.025 dan Rp.757.763. Hasil perhitungan ini menunjukkan bahwa biaya pembuatan beton dengan campuran limbah marmer sebagai substitusi agregat halus lebih murah dibandingkan dengan biaya produksi normal, dimana untuk tarif 5% lebih murah 0,41%, tarif 15% lebih murah 1,28% dan tarif 25% lebih murah 2,21%. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa limbah marmer berpotensi menjadi material alternatif yang berkelanjutan dalam industri konstruksi, asalkan penggunaannya diatur secara proporsional agar tetap menjaga kualitas struktural beton.