Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGARUH PENCEKOKAN EKSTRAK BIJI LUFFA ACUTANGULA, ROXB TERHADAP BERAT OVARIUM DAN BERAT BADAN MENCIT BETINA GALUR SWISS WEBSTER Qomariah, Qomariah
E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan 2005
Publisher : E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was carried out to determine the effect to extract of Lufa acutangula, Roxb Extract (oyong) on infertility of female mice, Swiss Webster especially on reducing weight of ovarium and body weight. The treatment was given orally, which was divided in ten group consisting of two variables namely intervention dose of 5 groups (control/K; placebo/PLC, PI dose of 200 mg/kg bb; PII/dose of 300mg/kg bb and PIII/dose of 400mg/kg bb) and duration of intervention with two groups (20 days and 40 days). Result showed that the supplementation of oyong extract can reduce weight of ovarium but not the body weight of mice. The reduced ovarium weight was increased by supplementation of the extract with an effective dose of 200 mg/ kg body weight and 400 mg / kg body weight in 40 days of treatment.
PEMBANGUNAN DATABASE SUMBER DAYA MINERAL DAN ENERGI BERBASIS ELEKTRONIK Gurusinga, Calvin; Widhiyatna, Denni; Sukmayana, Indra; Qomariah, Qomariah
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 4, No 3 (2009): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Buletin Sumber Daya Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1566.3 KB)

Abstract

Mineral merupakan salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan modern saat ini. Indonesia dan negara-negara ASEAN (Association of South East Asian Nations) lainnya masih mengandalkan bahan tambang sebagai sumber utama devisa negara sehingga ada kecenderungan untuk mengeksplorasi dan mengeksploitasi bahan tambang tersebut. Bidang pertambangan juga memberikan dampak bagi pembangunan ekonomi dan sosial terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia dan negara anggota ASEAN lainnya. Kegiatan pertambangan sebagai salah satu sumber devisa sebaiknya dikelola dengan baik agar dapat memberikan kontribusi yang berkelanjutan sehingga diperlukan data cadangan mineral yang akurat. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kebutuhan mineral di dunia, diperlukan informasi mengenai keterdapatan mineral beserta sumberdaya dan cadangannya yang mana diperlukan suatu sistem informasi dan database mineral yang terintegrasidan mudah didapatkan. Pusat Sumber Daya Geologi sebagai instansi yang bertanggung jawab mengelola data dan informasi sumber daya mineral di Indonesia, melihat pentingnya hal tersebut di atas dan perlu ditindak lanjuti. Sebagai bentuk konkrit, Pusat Sumber Daya Geologi telah mengembangkan Aplikasi Sumber Daya Geologi untuk menampung data-data hasil kegiatan inventarisasi dan Aplikasi SIGNAS Sumber Daya Geologi untuk menampung data-data sumber daya geologi yang dimiliki daerah yang belum terdatadi Pusat Sumber Daya Geologi. Untuk tingkat ASEAN juga telah dikembangkan Aplikasi Database Mineral Asean, sesuai kesepakatan ASEAN untuk mengadakan kerjasama dalam pengembangan database mineral yang dimaksudkan untuk dapat menampung data potensi mineral di negara anggota ASEAN. Adanya aplikasi-aplikasi database yang berbasis web tersebut akan memudahkan dalampengumpulan data dan menginformasikan data potensi sumber daya mineral dan energi kepada masyarakat yang memerlukan melalui internet yang sekaligus mempromosikan potensi geologi di daerah tersebut.
MEMBANGUN APLIKASI ASEAN MINERAL TRADE DATABASE Qomariah, Qomariah; Widhiyatna, Denni
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 5, No 3 (2010): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Buletin Sumber Daya Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASEAN Mineral Trade Database Aplication atau Aplikasi Basis Data Perdagangan Mineral ASEAN merupakan bagian dari aplikasi ASEAN Minerals Database and Information System yang terdiri dari aplikasi ASEAN Mineral Resources Database dan ASEAN Mineral Trade Database. Aplikasi ASEAN Mineral Resources Database sudah dikembangkan oleh Pusat Sumber Daya Geologi, Badan Geologi sejak Tahun 2007.  Dalam topologi jaringan mineral ASEAN terdapat 6 macam konten yaitu : sumber daya mineral, direktori perusahaan, legislasi pengembangan mineral dan lingkungan, ekspor impor mineral, persediaan dan permintaan, direktori bisnis penelitian dan pengembangan. Database sumber daya mineral menjadi satu sub database tersendiri, sedangkan sisanya digabung kedalam database  perdagangan mineral ASEAN.Dengan tersedianya aplikasi ini diharapkan negara-negara anggota ASEAN akan lebih mudah mempublikasikan informasi potensi mineral dan perdagangannya ke seluruh dunia secara efisien dan efektif apabila dimanfaatkan dengan pengisian data terkait secara berkesinambungan.
SIKAP DAN AKTIVITAS BIDAN DI DESA MEMBINA DUKUN BAYI DALAM MENOLONG PERSALINAN DAN MERAWAT BAYI Mulyono N, Mulyono N; Sudibyo S, Sudibyo S; Qomariah, Qomariah; Riyasa, I Ketut; Riyanto M, Riyanto M
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 13, No 1 (2005): JANUARI - APRIL 2005
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.703 KB) | DOI: 10.33476/jky.v13i1.1049

Abstract

One of the main task and function midwife is to guide the health cadre and Traditional Birth Attendance (TBA). A Study  of House Hold Health Survey (SKRT) in 1995 found  that 48,4% childbirth is helped by TBA, 38,6% by midwife, 4,2% by doctor, 3,8% by nurse, and the rest by others or without help. Most of cases of tetanus neonatorum in Indramayu till 1998 occurred at the childbirth process helped by TBA. It was not known how midwives trained and supervised the TBA in helping childbirth and caring the babies. The desaign of the research was a cross-sectional one with the purpose to know the activities of midwives. Research locations were at several Puskesmas in Indramayu District. Result of the study were among others: midwives were not so busy in conduc-ting the main task, because most of them (70%) helped only one child birh of a mother per month and the number of BTA to be trained were only about 3 people. So they should have much time to coduct training more intensively to TBA. The training method used were most ?ceramah?and practical skill (59,6%). The language used was active native language. Whereas the majority of the training subjects (77%) were about caring navel string, understanding the complication of chilbirth (52%), and helping childbirth rightly (44%). The majority of equipment used for training were scissor (68%), and brush (58,4%).
Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab di Wilayah Al Mawaddah Pondok Pesantren Nurul Jadid Isnol Khotimah; Izzah Camalia; Ummi Kultsum; Qomariah Qomariah
JICALLS: Journal of Arabic Education, Linguistics, and Literature Studies Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Arabic Education, Linguistics, and Literature Studies
Publisher : KURAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/jicalls.v2i1.738

Abstract

The purpose of this article is to find out the strategies used by teachers to improve Arabic speaking skills in the Arabic Language Development Program of Al Mawaddah area of Nurul Jadid Islamic Boarding School. This research is a qualitative descriptive research. Two data collection methods were used: observation and interview. The data sources studied were teachers, students, and various literatures relevant to the research object. A descriptive-analytic model was used for the data analysis. The results showed that Arabic teachers in the Al Mawaddah area of Nurul Jadid Islamic Boarding School used interactive and communicative strategies. The communicative strategy is carried out by requiring students to participate proactively in learning speaking and speaking skills. The communicative strategy requires students to understand and use communication directly from the language structure. With these two strategies, students become more communicative and better at speaking Arabic.
MALAY CULTURE IN THE KINGDOM OF SINTANG Susanto, Heru; Triani, Susan Neni; Qomariah, Qomariah
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 4 No 1 (2021): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v4i1.2789

Abstract

This study aims to: 1) describe the Sintang Sintang Malay cultural social system; 2) The description of the language system includes the language used by the Sintang people in their daily interactions in order to communicate with each other; 3) A description of the knowledge system that can help the survival of the Sintang Malay community; 4) a description of the Sintang Malay cultural living equipment system in the Sintang Kingdom poem; 5) description of the Sintang Malay cultural livelihood system; 6) description of the Sintang Malay cultural religious system; 7) a description of the Sintang Malay cultural arts system. This study uses a descriptive method, with a qualitative research form. The source of data in this study comes from the verses of the Sintang Kingdom. The results of the study are as follows, the first data concerning the social system contains quotes about the stanzas regarding the aspects of deliberation to reach consensus, both in the inter-work environment, between royal members, and in a smaller environment, namely the nuclear family. used in syair. The third data is a knowledge system which is divided into knowledge of human nature, knowledge of nature, knowledge of objects. The fourth data is about living equipment which is divided into several aspects, namely transportation of ships, bidars, and canoes. The production is cerana, the clothing aspect is clothes, selawar, and songket cloth. There are traditional weapons, namely kris and cannons. The existence of a place to live or shelter, namely awnings, tents and mosquito nets, the existence of a container, namely the existence of a bamboo or lampstand as a place for lamps, as well as food and drink aspects, namely sherbet and juadah water. The sixth data, the religious system has aspects of marriage salvation, thanksgiving celebrations, worship, and the occult. The seventh data, which contains the art system on the sense of sight, the presence of Malay dance and theater and the sense of hearing, the presence of musical instruments typical of the Malay community.Keywords: Culture, Sintang Malay, Sintang Kingdom Poem 
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KORBAN BULLYING DI LINGKUNGAN SEKOLAH Qomariah, Qomariah
Legal Studies Journal Vol 4, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/lsj.v4i2.10913

Abstract

Lately, news about bullying cases in Indonesia has increased. bullying continues to colour the world of education in Indonesia. this must be very worrying for the condition of the victims, especially for children who are still in school, they can only surrender and cannot fight against bullies. So, the purpose of this research is to analyse, study, and get to know the legal protection that can be received by victims of bullying and know how to prevent and reduce cases of bullying. In this writing, a normative research method is used, which focuses on the study of legal materials. The approach applied is the statute approach, which is carried out by referring to relevant rules and regulations. The results of this paper explain the existence of legal protection that can be given to children who are victims of bullying as well as how to prevent and reduce cases of bullying. settlement through legal channels is the last step in bullying cases and requires continuous cooperation by all parties starting from oneself, family, school, and the state. prevention of bullying from an early age is certainly very important through moral education, the application of living together full of kinship and responsibility is an effective first step to reduce bullying in the school environment.
ANALISIS PEMANFAATAN CANGKANG KERANG SEBAGAI SUBTITUSI PASIR TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP BETON NORMAL Aditya Dandy Firatama; Qomariah, Qomariah; Sugiharti, Sugiharti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 1 No. 2 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi ini, konstruksi di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan terhadap fasilitas dan infrastruktur terutama dalam bidang beton. Sumenep salah satu kabupaten di Madura yang dikelilingi pesisir pantai dengan hasil laut kerang darah yang melimpah dan limbah cangkang kerang yang dihasilkan pun semakin banyak. Menggiling limbah cangkang kerang darah menjadi ukuran yang halus bisa digunakan sebagai bahan substitusi pasir terhadap beton normal. Kegiatan penggilingan ini dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik beton dengan substitusi limbah cangkang kerang darah terhadap pasir tinjauan pengujian kuat tekan beton dan daya serap beton. Metode penelitian meliputi: pengujian sifat fisik agregat dan cangkang kerang darah, perancangan campuran beton menggunakan referensi SNI 03-2834-2000. Sampel penelitian untuk setiap variasi 0%, 7%, 9%, dan 12% berjumlah 18 benda uji silinder untuk pengujian kuat tekan beton dan 4 benda uji silinder untuk pengujian daya serap beton. Hasil pengujian kuat tekan umur 28 hari secara berturut-turut untuk variasi 0%, 7%, 9%, dan 12% sebesar 34,47 kg/cm2; 32,20 kg/cm2; 32,16 kg/cm2; 32,56 kg/cm2. Hasil pengujian daya serap beton umur 28 hari secara berturut-turut untuk variasi 0%, 7%, 9%, dan 12% sebesar 4,94%; 4,19%; 4,66%; 3,20%. Substitusi limbah cangkang kerang darah menurunkan nilai kuat tekan beton rata-rata dan nilai daya serap beton rata-rata.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK HDPE SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN LASTON AC-WC Odelia Ika Kumalaning Tias; Qomariah, Qomariah; Akhmad Suryadi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 1 No. 2 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini dilakukan dengan memanfaatkan limbah plastik HDPE sebagai substitusi agregat halus. Hal ini untuk mengurangi jumlah limbah plastik yang ada di sekitar kita. Selain itu, studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari substitusi plastik HDPE sebagai agregat halus dan mengestimasikan biaya substitusi campuran dengan limbah plastik HDPE. Pembuatan benda uji normal dengan kadar aspal 4,5%; 5%; 5,5%; 6%; dan 6,5% untuk menentukan KAO. Diperoleh KAO sebesar 6% yang digunakan untuk substitusi agregat halus menggunakan plastik HDPE dengan kadar 0%; 5%; 10%; 15%; dan 20% terhadap total agregat tertahan saringan No.8. Parameter pengujian Marshall meliputi nilai Rongga Dalam Campuran (VIM), Rongga Antar Agregat (VMA), Rongga Terisi Aspal (VFA), Stabilitas, Flow, dan Marshall Quotient (MQ). Di dalam studi ini menunjukkan nilai VIM 2,03%; 3,53%; 3,01%; 2,77%; 2,33%. Nilai VMA 16,93%; 22,02%; 20,24%; 20,05%; 19,61%. Nilai VFA 87,99%; 83,99%; 85,10%; 86,24%; 88,82%. Nilai Stabilitas 1031,68 kg; 1054,43 kg; 1081,83 kg; 1146,91 kg; 1189,88 kg. Nilai flow 3,00 mm; 3,07 mm; 4,83 mm; 5,33 mm; 5,62 mm. Nilai MQ 344,12 kg/mm; 342,57 kg/mm; 224,25 kg/mm; 219,47 kg/mm; 213,00 kg/mm. Kadar plastik optimum yang diperoleh sebesar 5,5% dan biaya yang dibutuhkan Rp 945.535.185,91.
PERFORMA BETON NORMAL DENGAN ABU KAYU SEBAGAI BAHAN CEMENTITIOUS Huda Rizky Muhammad; Akhmad Suryadi; Qomariah, Qomariah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 1 No. 2 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri di Indonesia makin meningkat dan memberikan dampak limbah khusunya industri kerajinan genteng Winong. Industri ini memberikan dampak limbah abu kayu kepada masyarakat. Dengan jumlah limbah abu yang menumpuk bekas pembakaran genteng, abu dapat disaring menjadi partikel lebih halus bisa digunakan sebagai bahan substitusi semen terhadap beton normal yang dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beton dengan substitusi limbah abu kayu terhadap semen tinjauan pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah. Metode penelitian, meliputi: pengujian sifat fisik semen dan abu kayu, perancangan campuran beton menggunakan referensi SNI 03-2834-2000. Sampel penelitian untuk setiap variasi 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% berjumlah 48 benda uji silinder untuk pengujian kuat tekan dan 12 benda uji silinder untuk pengujian kuat tarik belah. Hasil pengujian kuat tekan umur 28 hari secara berturut-turut untuk variasi 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% sebesar 34,25 kg/cm2; 39,02 kg/cm2; 30,63 kg/cm2, 28,63 kg/cm2 dan 19,20 kg/cm2. Hasil pengujian kuat tarik belah umur 28 hari secara berturut-turut untuk variasi 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% sebesar 3,04 kg/cm2; 3,12 kg/cm2; 2,97 kg/cm2 dan 2,15 kg/cm2. Biaya dari pengujian rata-rata secara berturut-turut untuk variasi 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% sebesar Rp 1,045,365.55/m3; Rp 1,019,877.01/m3; Rp 997,260.60/m3; Rp 974,644.17/m3 dan Rp 949,314.17/m3. Substitusi limbah abu kayu menurunkan nilai kuat tekan rata-rata, nilai kuat tarik belah rata-rata dan biaya anggaran.