Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis and Mitigation of the Impact of Artisanal Gold Mining in Ratatotok Village, Southeast Minahasa Regency Octavina, Beatrix; Riogilang, Herawati; Thambas, Arthur Harris
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i7.32314

Abstract

Artisanal gold mining in Ratatotok Village, Southeast Minahasa Regency, is an informally growing economic activity that poses significant environmental impacts, particularly on water quality. The use of hazardous chemicals such as mercury (Hg) and cyanide (CN), along with the potential release of arsenic (As), presents a serious threat to groundwater, springs, and rivers utilized by local communities. This study aims to assess water quality by focusing on three key parameters—mercury, cyanide, and arsenic—based on the quality standards stipulated in Government Regulation No. 2 of 2023 (for clean water) and Government Regulation No. 22 of 2021 (for Class III river water). Spatial analysis was conducted using a 500-meter buffer radius from seven sampling points to map pollutant distribution and identify zones of contamination risk. Laboratory results indicate that although all parameter concentrations remain within regulatory thresholds, the levels of arsenic and cyanide at several locations approach the upper limits, suggesting the onset of contamination. Spatial mapping reveals moderate-risk zones concentrated around mining activity areas, warranting targeted mitigation efforts. As a mitigation strategy, this study recommends the implementation of a modular reactor system with cyanide recirculation. This simple and environmentally friendly waste processing technology enables the reuse of cyanide solution in a closed-loop system. Through quantitative and spatial approaches, this study is expected to contribute to the formulation of environmental management policies and adaptive water pollution mitigation strategies tailored to the context of artisanal gold mining areas
Analisis Kualitas Air Di Danau Tondano Menggunakan Evaluasi Temporal, WQI, CCME-WQI, DAN PCA Onibala, Meilly; Thambas, Arthur Harris; Riogilang, Herawati
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i5.32095

Abstract

Danau Tondano merupakan sumber air baku strategis di Sulawesi Utara yang mengalami tekanan akibat aktivitas antropogenik, seperti limbah domestik, pertanian, dan pertumbuhan eceng gondok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air Danau Tondano secara menyeluruh melalui evaluasi temporal, penilaian mutu air menggunakan Water Quality Index (WQI) dan Canadian Council of Ministers of the Environment Water Quality Index (CCME-WQI), analisis hubungan antarparameter menggunakan korelasi Spearman, serta identifikasi parameter dominan melalui Principal Component Analysis (PCA). Data diperoleh dari sistem pemantauan kualitas air otomatis (ONLIMO) milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, yang dioperasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa, dengan periode pengamatan Januari 2024 hingga Februari 2025. Analisis dimulai dengan pembersihan data dari nilai kosong dan outlier menggunakan metode imputasi median serta regresi robust (Huber dan Theil-Sen). Evaluasi temporal dilakukan dengan memodelkan tren jangka panjang tiap parameter secara statistik. Hasil perhitungan WQI dan CCME-WQI menunjukkan bahwa mutu air berada pada kategori sedang hingga marginal. Analisis tren temporal memperlihatkan pola perbaikan kualitas pada parameter tertentu seperti COD dan TSS, yang berkaitan dengan musim dan pengelolaan lingkungan. Data pendukung berupa curah hujan dan suhu dari BMKG juga digunakan untuk mendukung analisis tren temporal. Korelasi Spearman menunjukkan hubungan signifikan antarparameter, yang kemudian digunakan sebagai dasar dalam identifikasi parameter dominan menggunakan PCA. PCA mengungkap bahwa Nitrat, Amonium, dan TSS memberikan kontribusi terbesar terhadap variasi kualitas air. Pendekatan integratif ini memberikan gambaran menyeluruh atas dinamika kualitas air Danau Tondano dan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan untuk pengelolaan dan konservasi danau secara berkelanjutan.