Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Masyarakat Tentang Sengketa Hukum Perdata yang Bermuara ke Pidana Assaad, Istiqlal
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 05 (2025): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edukasi Masyarakat tentang Sengketa Hukum Perdata yang Bermuara ke Pidana menyoroti pentingnya pemahaman hukum oleh masyarakat dalam menghadapi persoalan hukum perdata yang dapat berkembang menjadi perkara pidana. Kegiatan edukasi ini memberikan pengetahuan strategis dan pemahaman praktis mengenai perbedaan antara ranah perdata dan pidana, potensi peralihan suatu sengketa perdata menjadi kasus pidana, serta langkah-langkah preventif dan penyelesaian yang tepat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran hukum masyarakat, khususnya dalam memahami risiko hukum dari tindakan-tindakan keperdataan yang berpotensi menimbulkan konsekuensi pidana. Keberlanjutan pendampingan hukum dan konsultasi menjadi elemen kunci untuk memastikan penerapan pengetahuan hukum secara benar dan berkelanjutan. Peserta edukasi diharapkan dapat menyebarkan pemahaman ini di komunitas mereka, sehingga berkontribusi pada peningkatan kesadaran hukum dan penguatan akses keadilan di tingkat masyarakat.
Criminal Law Analysis of Discriminatory Content and Digital Radicalization on Online Platforms Assaad, Istiqlal
Jurnal Hukum dan Keadilan Vol. 3 No. 1 (2025): JHK - December
Publisher : PT. Hafasy Dwi Nawasena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61942/jhk.v3i1.502

Abstract

Digital platforms have become primary spaces for information dissemination while simultaneously facilitating the spread of discriminatory content and radicalization narratives that may threaten social order and national security. Within Indonesia’s criminal law framework, the regulation of such phenomena remains problematic due to normative ambiguity, particularly in distinguishing the boundaries between freedom of expression, discriminatory speech, and radicalizing content. This study aims to analyze the regulation and application of criminal law concerning discriminatory and radical content on digital platforms and to examine the implications of normative ambiguity for legal certainty and human rights protection. Employing a normative juridical method with statutory, conceptual, and case approaches, the study finds that unclear definitions and regulatory overlap among the ITE Law, the Law on the Elimination of Racial and Ethnic Discrimination, and the Anti-Terrorism Law result in inconsistent law enforcement and the risk of over-criminalization. The study concludes that clearer and more harmonized criminal norms are essential to ensure legal certainty, effective enforcement, and the protection of human rights in the digital sphere.