Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Merokok Dengan Status Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Remaja Di Desa Kuta Ateuh Kota Sabang Laiya sarah; Intan Liana; Elfi Zahara
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i95
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka perokok aktif di kalangan remaja menjadi masalah kesehatan yang berdampak serius terhadap kesehatan gigi dan mulut, termasuk risiko gingivitis dan periodontitis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan merokok dengan status kebersihan gigi dan mulut pada remaja di Desa Kuta Ateuh, Kota Sabang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 66 remaja perokok laki-laki berusia 12–19 tahun yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai kebiasaan merokok serta pemeriksaan langsung status kebersihan gigi menggunakan indeks OHIS, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56,1% responden tergolong perokok berat, dengan mayoritas memiliki status kebersihan gigi dan mulut kategori sedang (48,5%) dan buruk (27,3%). Uji statistik mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara tingkat kebiasaan merokok dengan status kebersihan gigi dan mulut (p = 0,041). Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi kebiasaan merokok, semakin rendah tingkat kebersihan gigi dan mulut remaja. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi melalui edukasi kesehatan gigi dan mulut, peran aktif orang tua, serta program sekolah seperti UKS dalam upaya mencegah peningkatan prevalensi perokok pemula di kalangan remaja.