Latar Belakang: Menopause merupakan akhir proses biologis dari menstruasi, yang dikarenakan terjadinya penurunan hormon estrogen yang dihasilkan ovarium. Enam puluh persen wanita yang mengalami menopause di Indonesia merasa kurang siap menghadapi perubahan tubuhnya karena kurangnya informasi yang diperoleh, baik dari tenaga kesehatan maupun keluarga. Fenomena ini menjadi relevan dengan kondisi di Desa Banyuputih yang masih banyak ibu tidak memiliki pengetahuan memadai tentang menopause, sehingga berdampak pada kesehatan fisik. Pengetahuan wanita yang lebih tentang menopause dapat mempengaruhi untuk mempersiapkanĀ diri dan bertindak tepat dalam menghadapi masalah kesehatan yang muncul akibat menopause. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang menopause di Desa Banyuputih Kabupaten Situbondo. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling didapatkan 50 responden wanita usia 45-55 tahun. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini didapatkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan menopause dalam kategori kurang yaitu sebanyak 44 orang (88,0%), kategori cukup yaitu 5 orang (10,0%) dan 1 orang (2,0%) responden memiliki tingkat pengetahuan tentang menopause dalam kategori baik. Simpulan dan Saran: Tingkat pengetahuan wanita tentang menopause di Desa Banyuputih termasuk dalam kategori kurang, maka disarankan bagi ibu agar meningkatkan pengetahuannya tentang menopause dengan cara mencari informasi dari media cetak, elektronik dan menghadiri penyuluhan-penyuluhan yang diberikan oleh tenaga kesehatan.