Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Creative Economy Development and Digitalization of MSMEs in Made Village, Surabaya Panjaitan, Ade Rizky; Akbar, Ahmad Taufik; Maharani, Ida Ayu Putu Savitri Dewi; Shafira, Jihan; Pujiarto, Trimono
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2025): September
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v4i5.631

Abstract

This community service article titled "Creative Economy Development and Digitalization of MSMEs in Made Village, Surabaya" addresses the challenge of low digital literacy and limited access to technology faced by MSMEs in Made Village, an urban village marked by social economic disparities within an elite area. The methodology employed includes a structured workshop on "Content Creating for Branding" and the establishment of a digital assistance post for registering MSMEs on platforms such as GoFood and implementing QRIS-based digital payments. These interventions are supported by a participatory approach integrating MSME development theories, digital payment concepts, e-commerce utilization, and digital location marketing via Google Maps. The activities were implemented over one month with intensive mentorship to ensure practical application and sustainable digital transformation. Outcomes showed significant enhancement in digital adoption, branding awareness, and operational efficiency among local MSMEs, contributing to broader market access and increased competitiveness. The program effectively promoted inclusive economic growth and urban sustainability, directly supporting SDGs 8 and 11. This study highlights the vital role of collaborative, context-sensitive interventions in bridging digital divides and fostering creative economic development in marginalized urban communities. Artikel pengabdian masyarakat berjudul "Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Digitalisasi UMKM di Kelurahan Made, Surabaya" ini mengkaji permasalahan rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses teknologi yang dihadapi pelaku UMKM di Kelurahan Made, sebuah kelurahan urban yang memiliki kesenjangan sosial ekonomi di tengah kawasan elit. Metode yang digunakan meliputi pelatihan terstruktur berupa workshop "Content Creating for Branding" serta pendirian posko digital yang membantu pendaftaran UMKM pada platform seperti GoFood dan implementasi pembayaran digital berbasis QRIS. Intervensi ini didukung dengan pendekatan partisipatif yang mengintegrasikan teori pengembangan UMKM, konsep pembayaran digital, pemanfaatan e-commerce, serta pemasaran lokasi digital melalui Google Maps. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan dengan pendampingan intensif agar penerapan digitalisasi dapat dilakukan secara praktis dan berkelanjutan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam adopsi teknologi digital, pemahaman branding, dan efisiensi operasional UMKM lokal, yang secara langsung memperluas akses pasar serta meningkatkan daya saing usaha. Program ini berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan keberlanjutan perkotaan, serta selaras dengan target SDGs 8 dan 11. Studi ini menegaskan pentingnya intervensi kolaboratif yang sensitif terhadap konteks lokal dalam menjembatani kesenjangan digital dan mendorong pengembangan ekonomi kreatif di komunitas urban yang terpinggirkan.
The Role of Internal Auditors in Monitoring Corporate Governance: Peran Auditor Internal dalam Mengawal Tata Kelola Perusahaan Maharani, Ida Ayu Putu Savitri Dewi; Khasanah, Putri Dwi Aprilia Nur
Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perpajakan Vol. 9 No. 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jakp.v9i1.2541

Abstract

This study aims to analyze the role of internal auditors in overseeing corporate governance through the approaches of internal audit, value added internal audit, and GRC. The research employs a qualitative method with in-depth interviews and narrative analysis. The findings reveal that internal auditors play a strategic role in enhancing governance effectiveness, risk management, and corporate compliance. These results emphasize the importance of strengthening internal auditors’ competencies and integrating GRC to create added value. The study’s implications contribute to the advancement of internal audit practices and academic literature in the field of corporate governance. AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis peran auditor internal dalam mengawal tata kelola perusahaan melalui pendekatan audit internal, value added internal audit, dan GRC. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan analisis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa auditor internal berperan strategis dalam meningkatkan efektivitas tata kelola, pengelolaan risiko, serta kepatuhan perusahaan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi auditor internal dan integrasi GRC untuk menciptakan nilai tambah. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik audit internal dan literatur akademik di bidang tata kelola perusahaan.