This Author published in this journals
All Journal Arnawa
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Harmoni Budaya dalam Pelestarian Aksara Jawa Lintas Bahasa pada Tabloid Carakita Hernawan, Vighna Rivattyannur; Aisyah, Nurma; Huda, Idharul
Arnawa Vol 3 No 1 (2025): Edisi 1
Publisher : Javanese Language, Literature, and Culture Study Program, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/arnawa.v3i1.15439

Abstract

Rapid technological advancements require traditional cultures to adapt in order to survive. One such effort to preserve culture is the publication of *Tabloid Carakita* by the Cultural Office (Kundha Kabudayan) of the Special Region of Yogyakarta. This magazine is written in Javanese script and features content in three languages: Javanese, Indonesian, and English. This article examines how *Tabloid Carakita* employs Javanese script in a cross-linguistic context and interprets this practice as both a preservation strategy and a manifestation of ‘cultural harmony.’ Research data were collected from various editions of *Tabloid Carakita* and analyzed qualitatively through observation, literature review, and informal interviews. The findings indicate that the cross-language use of Javanese script adheres to phonological rules that align with the sounds of the spoken languages. Additionally, the *Tabloid Carakita* has proven to be an effective strategy for preserving Javanese script through a modern approach that signifies cultural revitalization and harmony, while also conveying important social and cultural values. === Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut kebudayaan tradisional untuk menyesuaikan diri agar tetap lestari. Salah satu upaya pelestarian tersebut diwujudkan melalui penerbitan Tabloid Carakita oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta, yang ditulis menggunakan aksara Jawa dalam tiga bahasa, yaitu Jawa, Indonesia, dan Inggris. Artikel ini menelaah bagaimana Tabloid Carakita mempraktikkan penulisan aksara Jawa lintas bahasa (Jawa–Indonesia–Inggris) dan bagaimana praktik tersebut dimaknai sebagai strategi pelestarian serta perwujudan ‘harmoni budaya’. Data penelitian diperoleh dari kumpulan Tabloid Carakita yang dianalisis secara kualitatif dengan metode observasi, studi pustaka, dan wawancara informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penulisan aksara Jawa lintas bahasa tetap mengikuti kaidah fonologis yang menyesuaikan bunyi ujaran bahasa. Selain itu, pemanfaatan Tabloid Carakita terbukti efektif sebagai strategi pemertahanan aksara Jawa melalui pendekatan modern yang merepresentasikan revitalisasi dan harmoni budaya sekaligus mengandung nilai-nilai sosial dan budaya.