Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen event Maybank Marathon Bali 2023 dari perspektif Event Organizer XYZ, dengan fokus pada identifikasi faktor kekuatan (Strength) dalam kerangka SWOT. Latar belakang penelitian berangkat dari evolusi industri olahraga global yang didorong oleh revolusi industri 4.0, serta peran event marathon sebagai salah satu produk sport tourism dengan dampak ekonomi lokal signifikan. Maybank Marathon Bali, sebagai marathon berlabel “Elite” pertama di Indonesia, menampilkan tantangan pengelolaan kompleks melibatkan berbagai pemangku kepentingan—sponsor, pemerintah daerah, komunitas lokal, dan penyedia layanan teknologi. Metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif: pengumpulan data primer melalui wawancara mendalam dengan tim EO, panitia inti, dan stakeholder lokal; serta analisis dokumen operasional, laporan pasca-event, dan publikasi resmi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan utama EO XYZ meliputi kapabilitas organisasional yang matang, profesionalisme tim manajemen, sinergi terstruktur dengan sponsor utama dan pihak pemerintah, integrasi autentik elemen budaya Bali dalam pengalaman peserta, dan pemanfaatan teknologi digital (sistem registrasi online, real-time tracking, komunikasi pra-event). Faktor-faktor ini berkontribusi pada peningkatan partisipasi pelari internasional dan kepuasan stakeholder. Kontribusi penelitian mencakup rekomendasi strategis untuk memaksimalkan kekuatan tersebut, misalnya penguatan platform digital, peningkatan desain pengalaman terintegrasi (cultural immersion), serta perencanaan koordinasi logistik berkelanjutan. Temuan diharapkan memberikan wawasan bagi EO lain dalam menyelenggarakan event olahraga berskala besar dengan kualitas internasional. Keterbatasan studi terdiri dari fokus pada satu edisi event dengan sampel terbatas, sehingga perlu penelitian lanjutan multi-edisi dan pelibatan lebih luas (sponsor internasional, komunitas global pelari).