Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Self Concept Dengan Self Confidence Pada Generasi Z Pengguna Aplikasi Tiktok Di Medan. dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Terdapat korelasi positif yang signifikan antara konsep diri (self concept) dan kepercayaan diri (self confidence) dengan koefisien korelasi sebesar 0.721 dan nilai signifikansi p = 0.000. Hal ini menunjukkan bahwa semakin positif self concept seseorang, semakin tinggi pula self confidence yang dimiliki. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan self concept dalam meningkatkan self confidence di kalangan generasi muda. Mayoritas responden menunjukkan tingkat self confidence yang sedang (67.3%) dan self concept yang positif (62.8%). Ini menunjukkan bahwa meskipun banyak responden merasa percaya diri, masih ada ruang untuk meningkatkan kedua aspek tersebut. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa generasi Z memiliki potensi yang baik, namun perlu dukungan untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi.Pada variabel self concept, mayoritas responden berada pada kategori positif, khususnya pada aspek Harapan (77,7%). Ini menunjukkan bahwa Gen Z memiliki optimisme dan pandangan yang positif terhadap tujuan hidup mereka. Meskipun demikian, ditemukan pula bahwa aspek Penilaian memiliki persentase negatif tertinggi (35%), yang mengindikasikan adanya kerentanan terhadap kritik atau evaluasi diri yang negatif. Dalam kategorisasi status/pekerjaan, kelompok pekerja menunjukkan persentase self confidence kategori rendah yang lebih tinggi (28,9%) dibandingkan kelompok lain, sementara kelompok pengangguran justru memiliki persentase self confidence tinggi yang paling besar (33,3%).