Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH SELF-CONFIDENCE TERHADAP KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA MAHASISWA BARU DI UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN MEDAN Sinaga, Theresya; Aritonang, Nancy Naomi
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 4 No 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/de_journal.v4i1.1280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Self-Confidence Terhadap Kecemasan Berbicara Di Depan Umum Pada Mahasiswa Baru Di Universitas Hkbp Nommensen Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Dari hasil penelitian dan analisa data yang dilalukan pada mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan dapat ditarik kesimpualn sebagai berikut:Hasil analisis dengan uji korelasi Spearman’s rho menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,195 dengan signifikansi p = 0,009 (p < 0,05). Hal ini menandakan terdapat hubungan yang negatif dan signifikan, meskipun dalam kategori sangat lemah, antara kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara di depan umum. Hipotesis alternatif (Ha) yang menyatakan terdapat pengaruh signifikan dinyatakan diterima, sedangkan hipotesis nol (H0) ditolak yang artinya tidak terdapat pengaruh signifikan. Hasil data empiris menunjukkan bahwa tingkat self-confidence atau kepercayaan diri responden lebih tinggi dibandingkan dengan nilai hipotetik yang telah ditentukan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa responden memiliki kepercayaan diri yang baik dan berada di atas perkiraan teoritis, sehingga dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden mampu menghadapi situasi yang menjadi fokus penelitian dengan keyakinan yang cukup tinggi. Sementara itu, tingkat kecemasan responden berada pada kategori yang sesuai dengan nilai teoritis. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan responden berada pada kategori sedang pada aspek kognitif (71,2%), afektif (72,3%), dan perilaku (74,6%), meskipun masih terdapat sebagian kecil responden yang berada pada kategori tinggi. Sementara itu, tingkat self-confidence responden juga berada pada kategori sedang di hampir semua aspek, yaitu kepercayaan diri (73,4%), optimis (71,2%), objektif (55,9%), dan tanggung jawab (75,7%). Hal ini menunjukkan bahwa responden memiliki kemampuan mengelola kecemasan secara cukup baik dan memiliki self-confidence yang memadai, namun masih memerlukan penguatan terutama pada aspek keyakinan diri, optimisme, serta pengelolaan emosi agar dapat mencapai kondisi yang lebih optimal