Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH PENDAPATAN DAN JUMLAH TANGGUNGAN TERHADAP KREDIT BERMASALAH PADA KOPERASI KREDIT SEHATI DI KECAMATAN LOBALAIN KABUPATEN ROTE NDAO Dama, Meysias F. P.
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 2 (2025): JURNAL SOSIAL DAN HUMANIORA EDISI 2 TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i2.67

Abstract

Masalah utama dalam pelayanan kredit pada Kopdit Sehati Baa adalah tingginya kredit bermasalah, ditandai dengan banyaknya pinjaman yang telah jatuh tempo tetapi belum dilunasi anggota. Hal ini diduga dipengaruhi oleh rendahnya pendapatan peminjam dan banyaknya jumlah tanggungan keluarga. Penelitian ini merumuskan masalah: seberapa besar pengaruh pendapatan dan jumlah tanggungan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kredit bermasalah. Tujuannya adalah mengetahui pengaruh kedua faktor tersebut dalam konteks Kopdit Sehati Baa. Variabel penelitian terdiri atas kredit bermasalah sebagai variabel dependen, serta pendapatan dan jumlah tanggungan sebagai variabel independen. Hipotesis yang diajukan adalah pendapatan dan jumlah tanggungan berpengaruh signifikan terhadap kredit bermasalah. Sampel penelitian berjumlah 149 orang anggota peminjam, ditentukan dengan rumus Slovin. Analisis data menggunakan regresi linear berganda melalui software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap kredit bermasalah, ditunjukkan oleh nilai p.sig = 0,302 > 0,05. Sebaliknya, jumlah tanggungan berpengaruh signifikan dengan p.sig = 0,000 < 0,05. Secara simultan, pendapatan dan jumlah tanggungan terbukti berpengaruh signifikan terhadap kredit bermasalah, ditunjukkan oleh p.sig = 0,000 < 0,05 pada analisis ANOVA. Penelitian ini membuktikan bahwa pendapatan dan jumlah tanggungan berkontribusi sebesar 89,90% terhadap kredit bermasalah, sedangkan 10,10% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, faktor keluarga menjadi penentu dominan dalam terjadinya kredit bermasalah pada Kopdit Sehati Baa.
PENGARUH PENDAPATAN DAN JUMLAH TANGGUNGAN TERHADAP KREDIT BERMASALAH PADA KOPERASI KREDIT SEHATI DI KECAMATAN LOBALAIN KABUPATEN ROTE NDAO Dama, Meysias F. P.
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 2 (2025): JURNAL SOSIAL DAN HUMANIORA EDISI 2 TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i2.67

Abstract

Masalah utama dalam pelayanan kredit pada Kopdit Sehati Baa adalah tingginya kredit bermasalah, ditandai dengan banyaknya pinjaman yang telah jatuh tempo tetapi belum dilunasi anggota. Hal ini diduga dipengaruhi oleh rendahnya pendapatan peminjam dan banyaknya jumlah tanggungan keluarga. Penelitian ini merumuskan masalah: seberapa besar pengaruh pendapatan dan jumlah tanggungan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kredit bermasalah. Tujuannya adalah mengetahui pengaruh kedua faktor tersebut dalam konteks Kopdit Sehati Baa. Variabel penelitian terdiri atas kredit bermasalah sebagai variabel dependen, serta pendapatan dan jumlah tanggungan sebagai variabel independen. Hipotesis yang diajukan adalah pendapatan dan jumlah tanggungan berpengaruh signifikan terhadap kredit bermasalah. Sampel penelitian berjumlah 149 orang anggota peminjam, ditentukan dengan rumus Slovin. Analisis data menggunakan regresi linear berganda melalui software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap kredit bermasalah, ditunjukkan oleh nilai p.sig = 0,302 > 0,05. Sebaliknya, jumlah tanggungan berpengaruh signifikan dengan p.sig = 0,000 < 0,05. Secara simultan, pendapatan dan jumlah tanggungan terbukti berpengaruh signifikan terhadap kredit bermasalah, ditunjukkan oleh p.sig = 0,000 < 0,05 pada analisis ANOVA. Penelitian ini membuktikan bahwa pendapatan dan jumlah tanggungan berkontribusi sebesar 89,90% terhadap kredit bermasalah, sedangkan 10,10% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, faktor keluarga menjadi penentu dominan dalam terjadinya kredit bermasalah pada Kopdit Sehati Baa.
ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN REORDER POINT DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY PADA USAHA TEMPE TAHU FIKTORY FAITH DI DESA BUSALANGGA TIMUR KECAMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO Dama, Meysias F. P.
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 3 (2025): JURNAL SOSIAL DAN HUMANIORA EDISI 3 TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i3.77

Abstract

Fenomena yang ditemukan dalam penelitian ini adalah pemilik usaha Tempe Tahu Fiktory Faith belum mengatur persediaan bahan baku kacang kedelai berdasarkan perhitungan ekonomis yang tepat, melainkan hanya berdasarkan kebiasaan pembelian dan ketersediaan modal kerja. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakefisienan dalam pengelolaan persediaan dan mengganggu kelancaran proses produksi. Masalah penelitian dirumuskan untuk mengetahui besarnya Reorder Point (ROP) dan Economic Order Quantity (EOQ) pada Usaha Tempe Tahu Fiktory Faith di Desa Busalangga Timur, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao. Tujuan penelitian ini adalah menentukan nilai ROP dan EOQ yang optimal setiap tahun agar pengelolaan persediaan menjadi lebih efisien. Penelitian menggunakan data sekunder time series selama tiga tahun (2020–2024) berupa laporan laba rugi dan neraca. Data dianalisis dengan teknik analisis keuangan menggunakan metode ROP dan EOQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROP bersifat konstan sebesar 300 kilogram dengan lead time tiga hari dan kebutuhan harian 100 kilogram. Artinya, pemesanan kembali harus dilakukan ketika persediaan tersisa 300 kilogram agar produksi tidak terhenti. Rata-rata jumlah pembelian paling ekonomis (EOQ) adalah 1.328 kilogram per pesanan dengan frekuensi pembelian ideal sebanyak 23 kali per tahun. Total biaya pembelian paling efisien rata-rata mencapai Rp246.202.600 per tahun. Disarankan agar pemilik usaha konsisten melakukan pemesanan kembali saat persediaan mencapai 300 kilogram dengan frekuensi pembelian 23 kali dalam setahun agar operasional lebih efisien dan berkelanjutan.
PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP KUALITAS HASIL KERJA PEGAWAI PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN ROTE NDAO Dama, Meysias F. P.
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 3 (2025): JURNAL SOSIAL DAN HUMANIORA EDISI 3 TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i3.79

Abstract

Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Rote Ndao dituntut untuk menghasilkan kinerja yang berkualitas. Namun, masih ditemukan pegawai yang menunjukkan hasil kerja belum sesuai dengan standar yang ditetapkan. Kondisi ini diduga disebabkan oleh rendahnya kompetensi yang dimiliki sebagian pegawai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi terhadap kualitas hasil kerja pegawai serta besarnya kontribusi kompetensi dalam meningkatkan kualitas kinerja. Penelitian ini menggunakan kompetensi pegawai sebagai variabel independen dan kualitas hasil kerja sebagai variabel dependen. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah bahwa kompetensi pegawai berpengaruh signifikan terhadap kualitas hasil kerja.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data dari 25 ASN melalui sumber data primer dan sekunder. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik regresi linear sederhana yang dilakukan secara manual. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi pegawai berpengaruh signifikan terhadap kualitas hasil kerja. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 11,39 yang lebih besar dibandingkan t tabel sebesar 2,07, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya, semakin tinggi kompetensi yang dimiliki pegawai, semakin baik pula kualitas hasil kerja yang dihasilkan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa kompetensi memberikan kontribusi sebesar 85% terhadap kualitas hasil kerja pegawai. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar kompetensi pegawai yang masih rendah ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan, baik formal maupun nonformal, guna meningkatkan kualitas kinerja secara berkelanjutan.
ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN REORDER POINT DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY PADA USAHA TEMPE TAHU FIKTORY FAITH DI DESA BUSALANGGA TIMUR KECAMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO Dama, Meysias F. P.
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 3 (2025): JURNAL SOSIAL DAN HUMANIORA EDISI 3 TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i3.77

Abstract

Fenomena yang ditemukan dalam penelitian ini adalah pemilik usaha Tempe Tahu Fiktory Faith belum mengatur persediaan bahan baku kacang kedelai berdasarkan perhitungan ekonomis yang tepat, melainkan hanya berdasarkan kebiasaan pembelian dan ketersediaan modal kerja. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakefisienan dalam pengelolaan persediaan dan mengganggu kelancaran proses produksi. Masalah penelitian dirumuskan untuk mengetahui besarnya Reorder Point (ROP) dan Economic Order Quantity (EOQ) pada Usaha Tempe Tahu Fiktory Faith di Desa Busalangga Timur, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao. Tujuan penelitian ini adalah menentukan nilai ROP dan EOQ yang optimal setiap tahun agar pengelolaan persediaan menjadi lebih efisien. Penelitian menggunakan data sekunder time series selama tiga tahun (2020–2024) berupa laporan laba rugi dan neraca. Data dianalisis dengan teknik analisis keuangan menggunakan metode ROP dan EOQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROP bersifat konstan sebesar 300 kilogram dengan lead time tiga hari dan kebutuhan harian 100 kilogram. Artinya, pemesanan kembali harus dilakukan ketika persediaan tersisa 300 kilogram agar produksi tidak terhenti. Rata-rata jumlah pembelian paling ekonomis (EOQ) adalah 1.328 kilogram per pesanan dengan frekuensi pembelian ideal sebanyak 23 kali per tahun. Total biaya pembelian paling efisien rata-rata mencapai Rp246.202.600 per tahun. Disarankan agar pemilik usaha konsisten melakukan pemesanan kembali saat persediaan mencapai 300 kilogram dengan frekuensi pembelian 23 kali dalam setahun agar operasional lebih efisien dan berkelanjutan.
PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP KUALITAS HASIL KERJA PEGAWAI PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN ROTE NDAO Dama, Meysias F. P.
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 3 (2025): JURNAL SOSIAL DAN HUMANIORA EDISI 3 TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i3.79

Abstract

Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Rote Ndao dituntut untuk menghasilkan kinerja yang berkualitas. Namun, masih ditemukan pegawai yang menunjukkan hasil kerja belum sesuai dengan standar yang ditetapkan. Kondisi ini diduga disebabkan oleh rendahnya kompetensi yang dimiliki sebagian pegawai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi terhadap kualitas hasil kerja pegawai serta besarnya kontribusi kompetensi dalam meningkatkan kualitas kinerja. Penelitian ini menggunakan kompetensi pegawai sebagai variabel independen dan kualitas hasil kerja sebagai variabel dependen. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah bahwa kompetensi pegawai berpengaruh signifikan terhadap kualitas hasil kerja.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data dari 25 ASN melalui sumber data primer dan sekunder. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik regresi linear sederhana yang dilakukan secara manual. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi pegawai berpengaruh signifikan terhadap kualitas hasil kerja. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 11,39 yang lebih besar dibandingkan t tabel sebesar 2,07, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya, semakin tinggi kompetensi yang dimiliki pegawai, semakin baik pula kualitas hasil kerja yang dihasilkan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa kompetensi memberikan kontribusi sebesar 85% terhadap kualitas hasil kerja pegawai. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar kompetensi pegawai yang masih rendah ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan, baik formal maupun nonformal, guna meningkatkan kualitas kinerja secara berkelanjutan.
PENGELOLAAN SAMPAH LINGKUNGAN DI DESA PERSIAPAN DAIFADIN KECAMATAN ROTE TENGAH KABUPATEN ROTE NDAO Dama, Meysias F. P.; Tanesib, Jenny Irmayati
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2025): PKM UNIVERSITAS NUSA LONBTAR ROTE TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v2i1.89

Abstract

Hasil observasi selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Persiapan Daifadin, Kecamatan Rote Tengah, menunjukkan bahwa permasalahan sampah masih menjadi isu lingkungan yang cukup serius. Sampah rumah tangga dan sampah di sepanjang jalan umum tampak berserakan. Kondisi ini diduga disebabkan oleh rendahnya literasi masyarakat tentang pengelolaan sampah, kurangnya kesadaran akan kebersihan dan keindahan lingkungan, serta minimnya sosialisasi dan pelatihan terkait pengolahan sampah. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan laporan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk mengidentifikasi faktor penyebab permasalahan sampah, mendeskripsikan langkah-langkah pengabdian yang telah dilakukan secara interdisiplin, mengetahui manfaat kegiatan bagi masyarakat, serta merumuskan rekomendasi kebijakan strategis dalam penanganan sampah di Desa Persiapan Daifadin. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa faktor utama penyebab masalah sampah adalah rendahnya literasi dan kesadaran masyarakat, serta tidak adanya program sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah. Sebagai bentuk pengabdian, dilakukan pembuatan tempat sampah dari bahan drum bekas serta pendirian pojok baca sebagai sarana edukasi bagi pelajar dan masyarakat. Keberadaan tempat sampah ini berdampak pada berkurangnya sampah yang berserakan, sementara pojok baca dimanfaatkan sebagai ruang belajar, membaca, dan hiburan. Rekomendasi yang diajukan meliputi penyuluhan dampak sampah terhadap kesehatan, lingkungan, dan ekonomi; pelatihan pemilahan dan pengolahan sampah; pembentukan kelompok pengelola sampah desa; pengembangan bank sampah, komposting, dan ecobrick; serta dukungan kebijakan melalui alokasi Dana Desa dan kerja sama dengan pihak eksternal agar pengelolaan sampah berkelanjutan setelah KKN berakhir.
PENGELOLAAN SAMPAH LINGKUNGAN DI DESA PERSIAPAN DAIFADIN KECAMATAN ROTE TENGAH KABUPATEN ROTE NDAO Dama, Meysias F. P.; Tanesib, Jenny Irmayati
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2025): PKM UNIVERSITAS NUSA LONBTAR ROTE TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v2i1.89

Abstract

Hasil observasi selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Persiapan Daifadin, Kecamatan Rote Tengah, menunjukkan bahwa permasalahan sampah masih menjadi isu lingkungan yang cukup serius. Sampah rumah tangga dan sampah di sepanjang jalan umum tampak berserakan. Kondisi ini diduga disebabkan oleh rendahnya literasi masyarakat tentang pengelolaan sampah, kurangnya kesadaran akan kebersihan dan keindahan lingkungan, serta minimnya sosialisasi dan pelatihan terkait pengolahan sampah. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan laporan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk mengidentifikasi faktor penyebab permasalahan sampah, mendeskripsikan langkah-langkah pengabdian yang telah dilakukan secara interdisiplin, mengetahui manfaat kegiatan bagi masyarakat, serta merumuskan rekomendasi kebijakan strategis dalam penanganan sampah di Desa Persiapan Daifadin. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa faktor utama penyebab masalah sampah adalah rendahnya literasi dan kesadaran masyarakat, serta tidak adanya program sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah. Sebagai bentuk pengabdian, dilakukan pembuatan tempat sampah dari bahan drum bekas serta pendirian pojok baca sebagai sarana edukasi bagi pelajar dan masyarakat. Keberadaan tempat sampah ini berdampak pada berkurangnya sampah yang berserakan, sementara pojok baca dimanfaatkan sebagai ruang belajar, membaca, dan hiburan. Rekomendasi yang diajukan meliputi penyuluhan dampak sampah terhadap kesehatan, lingkungan, dan ekonomi; pelatihan pemilahan dan pengolahan sampah; pembentukan kelompok pengelola sampah desa; pengembangan bank sampah, komposting, dan ecobrick; serta dukungan kebijakan melalui alokasi Dana Desa dan kerja sama dengan pihak eksternal agar pengelolaan sampah berkelanjutan setelah KKN berakhir.