Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PERSEPSI POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERENCANAAN KARIR REMAJA AKHIR DI KOTA YOGYAKARTA Sugito, Mohammad Ramli Nurwahid; Warastri , Annisa; Setiyani , Ratna Yunita
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 4 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi pola asuh orang tua terhadap perencanaan karir remaja akhir di Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian ini meliputi remaja akhir yang sedang duduk di bangku SMA di Yogyakarta, dengan sampel yang diambil secara acak dari beberapa sekolah menengah atas di kota tersebut. Hasil analisis data penelitian dengan uji hipotesis dapat diketahui bahwa hasil uji regresi sederhana antara persepsi pola asuh orang tua terhadap perencanaan karir remaja akhir di Kota Yogyakarta adalah sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh secara signifikan pola asuh orang tua terhadap perencanaan karir remaja akhir, artinya semakin tinggi pola asuh orang tua maka semakin meningkatkan pula perencanaan karir remaja akhir. Dapat disimpulkan bahwa remaja perempuan di Yogyakarta memiliki kecenderungan perencanaan karir yang lebih baik dibandingkan laki-laki, menarik untuk dikaji lebih dalam terkait pola asuh orang tua yang mendasarinya. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pola asuh orang tua, khususnya pola asuh demokratis, memiliki peran signifikan dalam mendorong perencanaan karir remaja perempuan. Kesimpulan penelitian menunjukkan pola asuh otoritatif secara signifikan mempengaruhi perencanaan karir remaja, sementara pola asuh permisif dan otoriter kurang berpengaruh. Disarankan agar orang tua menerapkan pola asuh otoritatif dan lembaga pendidikan mengadakan pelatihan bagi orang tua untuk mendukung perencanaan karir remaja secara efektif.
Self-Compassion pada Dewasa Awal dengan Fatherless: Penelitian Zukhulaika, Mutia Shafa; Setiyani , Ratna Yunita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4483

Abstract

Fatherlessness is increasingly prevalent in Indonesia and has notable effects on emotional development, particularly during emerging adulthood. The absence of a father figure may hinder individuals’ ability to cultivate self-compassion. This study aims to explore the dynamics of self-compassion among emerging adults who experience fatherlessness. A qualitative case study approach was employed through in-depth interviews and observations with two emerging adult participants. Data were analyzed using Neff’s three components of self-compassion: self-kindness vs. self-judgment, common humanity vs. isolation, and mindfulness vs. over-identification. The findings show that both participants demonstrated low self-kindness and high self-judgment, reflected in excessive self-criticism and feelings of unworthiness. In the area of common humanity, participants tended to feel isolated and believed their suffering was unique. Regarding mindfulness, they recognized their emotions but often became overwhelmed by negative affect. This study concludes that fatherlessness significantly contributes to low self-compassion in emerging adults, particularly through patterns of self-criticism, emotional isolation, and difficulties in emotion regulation.