Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Tentang Kategori Pasien Gangguan Jiwa Pada Perawat Melalui Metode Simulasi Pratiwi, Arum; Kartiko, Juli Muhamad; Maharani, Devita; Fitriani, Nurlaila
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan pengkatagorian pasien dengan metode simulasi terhadap tingkat pengetahuan perawat di rumah sakit jiwa. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah preeksperimental before after study. Jumlah sampel yang terlibat 68 perawat dengan kriteria minimal berlatar belakang sarjana dan sudah bekerja satu tahun. Kuesioner tingkat pengetahun berjumlah 20 item dengan rentang jawaban satu dan dua yang kesimpulan akhirnya menggunakan tiga area presentil yaitu baik, cukup dan kurang. Kuesioner diberikan pada responden sebelum dan sesudah pelatihan. Pelatihan dilakukan dengan ceramah dan simulasi yaitu praktik bersama mengkatagorikan pasien berdasar kasus gangguan jiwa. Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon. Hasil penelitian ini menemukan bahwa rata-rata tingkat pengetahuan sebelum pelatihan 31,3 dan sesudah pelatihan 72,1; Selanjutnya uji perbedaan tingkat pengetahuan mempunyai probability -7,281 dengan nilai siknifikansi 0,001 yang bisa disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan setelah intervensi; oleh karena itu disarankan bahwa dalam pelatihan di bidang keperawatan selain ceramah sebaiknya dikombinasi dengan metode simulasi.
FENOMENA KESENJANGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA ANTARA : KOTA DAN DESA Maharani, Devita; Selviana Kartika Putri; Serly Kurniawati; Ade Perkasa; Ahmat Rifa’i
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 3 No. 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v3i4.172

Abstract

Kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Indonesia masih menjadi persoalan struktural yang memengaruhi kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab ketimpangan tersebut, meliputi disparitas fasilitas pendidikan, kualitas guru, kondisi ekonomi keluarga, serta akses terhadap teknologi dan pendidikan tinggi. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur (library research), penelitian ini menghimpun dan menelaah berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dokumen kebijakan, serta laporan resmi nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa sekolah di pedesaan menghadapi keterbatasan infrastruktur, rendahnya kualifikasi tenaga pendidik, minimnya akses digital, serta tekanan ekonomi keluarga yang berdampak pada tingginya angka putus sekolah. Sebaliknya, sekolah di perkotaan memperoleh dukungan fasilitas modern, kompetensi guru yang lebih baik, dan lingkungan sosial yang kondusif bagi perkembangan akademik siswa. Data BPS dan PISA mengonfirmasi bahwa perbedaan capaian belajar antara kota dan desa masih signifikan. Kesenjangan pendidikan bukan hanya persoalan geografis, tetapi merupakan refleksi ketidakmerataan investasi pendidikan dan kebijakan yang belum sepenuhnya adaptif terhadap kondisi lokal. Oleh karena itu, strategi pemerataan yang komprehensif meliputi peningkatan infrastruktur, distribusi guru profesional yang berkeadilan, perluasan akses digital, dan dukungan ekonomi bagi keluarga miskin sangat diperlukan untuk mewujudkan pemerataan pendidikan di Indonesia.