Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KESADARAN HUKUM MASYARAKAT PESISIR TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA Sutira, Wa Ode; Mustaring, Mustaring; Suyitno, Imam; Murtadir, Nur Fadhilah; Mahpufah, Nur Amilah
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 1 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i1.70202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengetahuan masyarakat tentang larangan dan sanksi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wakatobi tentang pengelolaan sampah. (2) sikap masyarakat Kelurahan Wali terhadap larangan dan sanksi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wakatobi Nomor 2 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah. (3) perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wakatobi Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Sampah. Adapun pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa Angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan (1) Pengetahuan masyarakat tentang larangan dan sanksi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wakatobi tentang Pengelolaan Sampah sudah cukup baik. Hasilnya menunjukkan bahwa dari 32 informan ada 28 masyarakat yang menjawab bahwa mereka mengetahui ada larangan terkait dengan pengelolaan sampah yang termuat dalam Peraturan Daerah Kabupaten Wakatobi, (2) Sikap masyarakat Kelurahan Wali terhadap larangan dan sanksi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wakatobi Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Sampah menunjukan Mayoritas masyarakat Kelurahan Wali mendukung larangan dan sanksi dalam Peraturan Daerah Kabupaten Wakatobi Nomor 2 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah karena dianggap efektif meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan menjaga kebersihan lingkungan. (3) Perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah berdasarkan perilaku masyarakat dalam mengelola dan membuang sampah di Kelurahan Wali  Kabupaten Wakatobi menunjukkan variasi yang cukup signifikan. Secara umum, perilaku tersebut masih belum selaras dengan prinsip pengelolaan sampah yang baik dan ramah lingkungan. Beberapa masyarakat belum memisahkan sampah organik dan anorganik, bahkan ada yang membuang sampah di kebun atau laut, yang berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan. Sebagian lainnya sudah membuang sampah ke tempat pembuangan sementara (TPS), namun umumnya tanpa melakukan pemilahan yang benar. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat kesadaran untuk membuang sampah di tempat yang disediakan, praktik pemilahan sampah belum diterapkan secara luas.
Cross-Cultural Communication Adaptation: Adjusting Speaking Habits for Migrant Students in Makassar City Murtadir, Nur Fadhilah; Najamuddin; Alimin Alwi
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 5 No. 01 (2026): International Journal of Education, Vocational and Social Science( IJVESS)
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v5i01.2602

Abstract

The increasing number of students from other regions enrolling in universities makes it very important for us to understand the social and cultural barriers that students experience when adjusting to a new environment. The challenge faced by these migrant students is how to adapt to cultural variations in communicating with other students at Makassar State University. The purpose of this study is to examine intercultural communication, adaptability, and the role of digital communication among migrant students. This research uses a qualitative ethnographic communication study method. The findings of this study reveal that there are significant differences with the culture they encounter, including differences in language, attitude, and strong intonation when speaking that differ from the students' regions of origin, cultural values, and the use of digital communication such as articles, social media content, journals, and websites, which play a role in their adaptation. Another thing that overseas students do in facing challenges in communicating and adapting to new cultures is to observe, learn, and then begin to accept other cultures by adopting their attitudes, principles, and habits. This is known as acculturation.