Haris, Rahayu Nurhidayah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinan Mikro terhadap Partisipasi Kerja Perempuan di Indonesia Haris, Rahayu Nurhidayah
YUME : Journal of Management Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i3.10187

Abstract

Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan di Indonesia masih stagnan pada kisaran 53–55% selama lebih dari dua dekade, meskipun perekonomian menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Pemanfaatan modal manusia yang belum optimal inilah yang mendorong penelitian ini untuk menelaah faktor-faktor utama pada tingkat mikro yang memengaruhi keputusan perempuan untuk berpartisipasi dalam pasar kerja. Dengan menggunakan data 12.457 perempuan usia kerja dari Indonesia Family Life Survey gelombang kelima (IFLS 5), penelitian ini menggunakan model regresi logistik guna menganalisis pengaruh karakteristik di tingkat mikro (individu maupun rumah tangga). Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan tinggi merupakan faktor paling berpengaruh karena secara signifikan meningkatkan peluang perempuan untuk bekerja, sejalan dengan teori modal manusia (human capital theory). Sebaliknya, status perkawinan, pengalaman melahirkan (sering disebut sebagai child penalty), serta ukuran rumah tangga yang besar justru menjadi kendala utama, menandakan kuatnya beban tanggung jawab domestik yang dipikul perempuan. Temuan penting lainnya adalah adanya hubungan negatif antara domisili di perkotaan dengan peluang bekerja. Hal ini mengindikasikan adanya hambatan di pasar tenaga kerja perkotaan yang berbeda dengan di pedesaan. Temuan tersebut menegaskan perlunya pendekatan kebijakan yang lebih komprehensif. Intervensi strategis sebaiknya difokuskan pada perluasan akses pendidikan bagi perempuan, penyediaan layanan penitipan anak yang terjangkau, pengembangan pola kerja yang lebih fleksibel, serta penanganan tantangan yang dihadapi perempuan yang tinggal di perkotaan.Kata kunci: Partisipasi Tenaga kerja Perempuan, Modal Manusia, Model Logistik
Produksi Perikanan Tangkap di Indonesia: Pendekatan Data Panel pada Aspek Ekonomi, Ekologi, dan Kebijakan Haris, Rahayu Nurhidayah
Journal of Economics Development Issues Vol. 8 No. 2 (2025): Journal of Economics Development Issues
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jedi.v8i2.416

Abstract

Abstract This study aims to analyze the determinants of capture fishery production across 34 Indonesian provinces from 2020 to 2023. Using a panel data regression model, this research examines the influence of economic inputs (number of fishers and vessels), ecological conditions (fish stock status), and policy intervention (the implementation of the Measured Fishing Policy/PIT). The estimation results show that the number of fishers has a positive and statistically significant effect on production volume, confirming the labor-intensive nature of the sector. Conversely, the number of vessels and fish stock status did not show a significant effect within the short observation period. The main finding indicates that the implementation of the PIT policy in 2023 is positively correlated with a 4.4% increase in recorded production volume. This increase is interpreted not as a rise in biological productivity, but as a significant improvement in the accuracy of catch data recording and reporting. Keywords: Blue Economy, Capture Fishery, Measured Fishing Policy Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan produksi perikanan tangkap di 34 provinsi Indonesia selama periode 2020-2023. Menggunakan model regresi data panel, penelitian ini menguji pengaruh input ekonomi (jumlah nelayan dan kapal), kondisi ekologis (status stok ikan), dan intervensi kebijakan (implementasi Penangkapan Ikan Terukur/PIT). Hasil estimasi menunjukkan bahwa jumlah nelayan memiliki pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap volume produksi, mengonfirmasi sifat padat karya sektor ini. Sebaliknya, jumlah kapal dan status stok ikan tidak berpengaruh signifikan dalam periode pengamatan. Temuan utama menunjukkan bahwa implementasi kebijakan PIT pada tahun 2023 berkorelasi positif dengan kenaikan volume produksi tercatat sebesar 4,4%. Kenaikan ini diinterpretasikan bukan sebagai peningkatan produktivitas biologis, melainkan sebagai perbaikan signifikan dalam akurasi pencatatan dan pelaporan data hasil tangkapan. Kata kunci: Ekonomi Biru, Penangkapan Ikan Terukur, Perikanan Tangkap