Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mencegah Lost Generation: Peran Sekolah Berasrama seperti Dayah dalam Membangun Ketahanan Psikologis Anak Aceh Gagarin, Yuri; Marlisa, Puput
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v3i4.1770

Abstract

Anak-anak Aceh, termasuk santri tingkat SMA, menyimpan kerentanan psikologis akibat warisan konflik dan trauma kolektif, yang berpotensi melahirkan lost generation. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun ketahanan psikologis (resiliensi) secara langsung pada santri tingkat SMA di Dayah Terpadu Al Muslimun Lhoksukon, Aceh Utara. Melalui pendekatan experiential learning dan psikoedukasi kelompok, program ini dirancang untuk melatih keterampilan regulasi emosi, berpikir optimis, dan membangun hubungan sosial yang sehat. Metode yang digunakan berupa workshop interaktif, simulasi permainan peran (role-play), dan pembentukan kelompok dukungan sebaya. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan santri SMA dalam mengelola stres dan membangun optimisme, yang merupakan fondasi kunci untuk mencegah hilangnya generasi penerus Aceh.
Konten Pendek vs Fokus Panjang: Dilema Kognitif Mahasiswa di Era Digital Marlisa, Puput; Gagarin, Yuri
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i1.1818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan menonton video pendek di media sosial dengan rentang perhatian dan fokus belajar mahasiswa. Penelitian dilakukan dengan metode survei kuantitatif terhadap 34 mahasiswa Prodi Teknik Industri semester 3 dan 4. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner terstruktur yang berisi pertanyaan mengenai: pola penggunaan media sosial, dampak terhadap konsentrasi, serta strategi mahasiswa mengurai waktu di media sosial. Hasil penelitian pada pola penggunaan media sosial menunjukkan bahwa sebagian besar responden (70,6%) merupakan pengguna aktif aplikasi TikTok, dan sekitar 47% di antaranya menghabiskan waktu 3–4 jam setiap hari untuk menonton video. Sebanyak 41,2% mahasiswa berada pada kategori “sedang” dalam mengontrol waktu media sosial, dan 23,5% pada kategori “sering/sangat). Pada poin strategi mahasiswa dalam mengurai waktu di media sosial, sebanyak 47,1% mahasiswa menggunakan teknik manajeman waktu dalam menggunakan media sosial Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara intensitas menonton video pendek dengan penurunan fokus dan rentang perhatian mahasiswa. Hasil ini menegaskan pentingnya kemampuan regulasi diri agar mahasiswa dapat mengelola penggunaan media sosial secara lebih sehat.