Heru Mayondri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Problematika Kegiatan Ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an Dengan Metode Sima’i Di Mtsn 9 Agam Lubuk Basung Heru Mayondri; Alimir, Alimir
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 3 No. 1 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah yang penulis temukan di MTSN AGAM Lubuk Basung kegiatan ekstrakulikuler, dari segi ekstrakulikuler Keagamaan yaitu seperti Tahfidz Al-qur’an. Maka kita lihat ekstrakulikuler Tahfidz ini bahwa ada sebagian siswa yang sering tidur ketika program Tahfidz Al-Qur’an terlaksana, masih ada sebagian siswa yang tidak bertanggung jawab terhadap kegiatan ekstrakulikuler karena siswa tersebut lebih mementingkan ekstrakulikuler olahraganya di bandingkan Ekstrakulikuler Tahfidz nya, masih ada sebagian siswa yang kurang disiplin dalam mengikuti kegiatan ekstrakulikuler, sehingga siswa tersebut kesulitan ketika menghafal al-qur’an dengan benar. Metode yang digunakan dalam metode ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif, peneliti berperan langsung sebagai perencana, pelaksana, pengumpulan data, penganalisis data sekaligus pelapor data. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi, dan sumber data penelitian dari data primer yaitu guru dan siswa kelas VIII Di MTSN AGAM Lubuk Basung. Sedangkan data sekunder dari dokumentasi Kelas VIII MTSN 9 AGAM Lubuk Basung. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan masalah dalam kegiatan esktrakurikuler tahfidz Al-Qur’an ada beberapa siswa yang sering tidur di dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur’an, Ada sebagian siswa yang kurang disiplin dalam mengikuti kegiatan esktrakurikuler, dan ada sebagian siswa yang kesulitan dalam menghafal Al-Qur’an solusi dalam permasalahan tersebut yaitu sebagai siswa sebaiknya ketika pembelajaran tahfidz tersebut harus serius, jika tidak serius dalam mengikuti program esktrakurikuler tahfidz itu maka siswa akan kesulitan dalam menghafal Al-Qur’an.