Daun sirih hijau (Piper betle L.) merupakan tanaman obat tradisional yang luas digunakan di Asia Tenggara karena kandungan metabolit sekundernya yang berpotensi sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa aktif dalam ekstrak daun sirih hijau serta memetakan tren penelitian ilmiah terkait tanaman ini. Penelitian dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu analisis fitokimia kualitatif terhadap ekstrak etanol 96% hasil maserasi selama lima hari untuk menguji keberadaan tanin, flavonoid, alkaloid, saponin, dan steroid, serta analisis bibliometrik menggunakan perangkat lunak VOSviewer dengan data dari Scopus dan Google Scholar untuk mengevaluasi perkembangan dan fokus riset selama 2015–2025. Variabel atau indikator yang akan diamati meliputi berupa jaringan kemunculan bersama (co-occurrence network) kata kunci, dinamika tren penelitian seputar Piper betle L., kata yang sering muncul, dan kepadatan (density visualization) dari jaringan kata kunci yang terkait dengan literatur ilmiah mengenai Piper betle L. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih mengandung tanin, alkaloid, dan steroid, tetapi tidak terdeteksi adanya flavonoid dan saponin. Analisis bibliometrik mengidentifikasi empat klaster utama penelitian: bioaktivitas dan ekstraksi, agronomi dan pemanfaatan, komposisi kimia dan botani, serta penggunaan tradisional. Tren bibliometrik juga menunjukkan pergeseran topik dari studi etnobotani ke eksplorasi senyawa bioaktif dan optimasi ekstraksi. Penelitian ini memperkuat dasar ilmiah pemanfaatan daun sirih hijau dan memberikan wawasan strategis bagi pengembangan riset lanjutan serta aplikasi farmasi dan produk herbal. Ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L.) mengandung tanin, alkaloid, dan steroid, namun flavonoid dan saponin tidak terdeteksi. Analisis bibliometrik menunjukkan fokus penelitian pada aktivitas antimikroba, antijamur, dan antioksidan, dengan ekstraksi etanol dan senyawa seperti eugenol dan hydroxychavicol sebagai pusat perhatian. Studi juga menyoroti klaster tematik ekstraksi, aplikasi, dan penggunaan tradisional, serta pergeseran menuju eksplorasi senyawa bioaktif dan optimasi proses. Piper betle berpotensi besar untuk pengembangan produk herbal dan pangan fungsional. Kata Kunci: Bibliometrik, Daun Sirih Hijau, Fitokimia, Metabolit Sekunder, Piper betle L.