Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Fungsi Konstitusional DPR dalam Perspektif Hak Rakyat: Antara Representasi dan Resistensi Wijaya, Muhamad Arya
Journal Evidence Of Law Vol. 4 No. 2 (2025): Journal Evidence Of Law (Agustus)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jel.v4i2.1568

Abstract

The House of Representatives or DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) is a constitutional body with primary functions of representing the people, enacting legislation, conducting oversight, and approving the budget. However, political dynamics and various controversial policies in recent years have led to significant public resistance. This research employs a qualitative approach, incorporating policy analysis methods, to examine the role of the House of Representatives from the perspective of people's rights, including factors that strengthen and weaken its functions. The study results indicate that although the House of Representatives has excellent potential in realizing public aspirations, weaknesses in integrity, transparency, and public participation have eroded public trust in this institution. Digitizing the legislative process, strengthening accountability, and providing continuous political education are recommended as strategies to optimize the role of the House of Representatives. This research confirms that strengthening the House of Representatives' function is key to achieving more responsive, inclusive, and just democratic governance in Indonesia.
Konstruksi Haluan Negara dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia untuk Mewujudkan Pembangunan yang Berkelanjutan Wijaya, Muhamad Arya
Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/.v12i3.2713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi haluan negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia serta merumuskan rekonstruksi ideal haluan negara untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menggunakan studi kasus normatif berupa produk perilaku hukum. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tertier. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Konstitusi (Grand Theory), Teori Sistem Ketatanegaraan (Middle Range Theory), dan Teori Hukum Pembangunan (Applied Theory). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi haluan negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia merupakan amanat para pendiri bangsa dan tercantum dalam Pasal 3 UUD 1945. Saat ini, RPJPN yang dikukuhkan dalam UU No. 17 Tahun 2007 sudah cukup menjadi landasan untuk pembangunan yang berkelanjutan. Namun, pelaksanaan pembangunan menunjukkan masih terjadi ketimpangan pada masing-masing era kepemimpinan. Oleh karena itu, rekonstruksi ideal haluan negara kedepannya menjadi acuan bagi Presiden, Wakil Presiden, dan Gubernur agar dapat dikontrol atau diawasi, menyusun visi misinya yang mengacu pada GBHN dan UUD agar selaras dan konsisten dengan paradigma Pancasila serta berkesinambungan dan berkelanjutan secara lintas periode pemerintahan. Revisi UU No. 17 Tahun 2007 tentang RPJPN dengan memasukkan konsep GBHN diharapkan dapat membuat perencanaan pembangunan berjalan secara kontinuitas serta memiliki arah dalam waktu yang panjang untuk mewujudkan pembangunan antara pusat dan daerah.
Desentralisasi dan Otonomi Daerah: Pilar Penting dalam Membangun Indonesia Wijaya, Muhamad Arya
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 6: Oktober 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v1i6.6847

Abstract

Desentralisasi dan otonomi daerah merupakan langkah strategis Indonesia dalam meningkatkan efisiensi pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, tujuan, prinsip, tantangan, dan solusi terkait implementasi desentralisasi dan otonomi daerah di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur sebagai metode utama, penelitian ini mengkaji berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desentralisasi dan otonomi daerah telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan pelayanan publik. Namun, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan seperti ketimpangan sumber daya, korupsi, dan lemahnya kapasitas daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan desentralisasi dan otonomi daerah sangat bergantung pada upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas daerah, memperkuat pengawasan, dan melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.
Digitalisasi Layanan Surat Keterangan Warga Desa Ciasmara melalui Aplikasi “Si Urang” Satrinia, Dwina; Tyas, Sasmi Hidayatul Yulianing; Kurniawan, Muhammad Habibie; Febriansyah, Dwi Anugrah; Wijaya, Muhamad Arya; Fajriyah, Siti Zahrotul
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i3.5904

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mempermudah proses administrasi pengajuan surat keterangan di Desa Ciasmara, Kabupaten Bogor melalui digitalisasi layanan berbasis website. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah proses pelayanan surat masih dilakukan secara manual dan berjenjang, sehingga belum berjalan secara efektif, cepat, dan terdokumentasi dengan baik. Solusi dari kegiatan ini adalah pengembangan aplikasi layanan surat keterangan berbasis website bernama “Si Urang”, menggunakan metode prototyping serta pendekatan partisipatif pada tahap pelatihannya. Tahapan pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, iterasi perancangan dan evaluasi prototype, implementasi sistem, sosialisasi dan pelatihan serta pengujian menggunakan instrumen System Usability Scale (SUS). Kegiatan pelatihan diikuti oleh 39 peserta yang terdiri atas admin desa, ketua RT, ketua RW, dan warga. Hasil evaluasi pelatihan melalui kuesioner menunjukkan bahwa lebih dari 97% peserta menyatakan setuju atau sangat setuju bahwa aplikasi Si Urang sesuai dengan kebutuhan warga Desa Ciasmara. Skor rata-rata evaluasi menggunakan SUS mencapai 75,5 menunjukkan aplikasi SIUrang memiliki tingkat penggunaan yang cukup baik. Simpulan kegiatan ini adalah digitalisasi administrasi surat keterangan melalui aplikasi berbasis website dapat mendukung penerapan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa. Digitization of Ciasmara Village Certificate Letter Services through the “Si Urang” Application Abstract This community service project aims to simplify the administrative process for applying for official certificates in Ciasmara Village, Bogor Regency, through the digitalization of public services using a web-based application. The primary challenge faced by the community partner was that certificate services were still managed manually and through multiple administrative levels, resulting in processes that were neither efficient nor timely and lacked proper documentation. To address this issue, a web-based certificate service application called Si Urang was developed using the prototyping method, combined with a participatory approach during the training phase. The implementation process consisted of several stages, including requirements analysis, iterative prototype design and evaluation, system implementation, socialization, and user training. The training sessions were attended by 39 participants, comprising village administrators, neighborhood association (RT) heads, community association (RW) heads, and local residents. Evaluation results from workshop obtained through questionnaires indicated that more than 97% of the participants agreed or strongly agreed that the Si Urang application meets the needs of the residents of Ciasmara Village. The average SUS score of 75.5 indicates that the Si Urang application has a good level of usability In conclusion, the digitalization of certificate administration through a web-based application can support the implementation of appropriate technology that is aligned with the needs of rural communities.