Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN WAKTU TUNGGU HASIL LABORATORIUM DENGAN KEPUASAN PASIEN POLI RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT BAKTI TIMAH Rakhman, Fikri
JURNAL SMART ANKes Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Biro Akademik, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jsa.v9i1.204

Abstract

Waiting time for laboratory examination is one of the indicators most often used as an indicator of service performance in the laboratory. In addition, clinicians use examination waiting time as an indicator to assess the quality of a laboratory. The purpose of this research is to explain and prove the relationship between waiting time for laboratory results and outpatient polyclinic patient satisfaction at Bakti Timah Hospital Pangkalpinang in 2022. The design of this research is quantitative research with the type of research used is associative, the research was conducted from December 2022 to February 2023 on 304 respondents. Inclusion criteria for patients carrying out types of laboratory service examinations consist of: Creatinine, Ureum, Hbs Ag, Sodium, Potassium, Cloride and Anti HIV which has an estimated standard inspection time of 120 minutes. The data obtained were analyzed using univariate, bivariate and multivariate analysis. The results of the bivariate test showed a relationship between age, gender, education, and occupation and waiting time for laboratory test results at Bakti Timah Hospital Pangkalpinang. In addition, there is a significant relationship between age, gender, education, occupation and waiting time for laboratory test results with patient satisfaction at Bakti Timah Hospital Pangkalpinang. From the results of multivariate analysis it turns out that the variables have a significant relationship with satisfaction in laboratory patients and outpatient polyclinics at Bakti Timah Hospital Pangkalpinang it is only the variable length of waiting time for laboratory examinations that influences the satisfaction of laboratory patients and outpatient polyclinics at Pangkalpinang Hospital, because it has a significant value / p-value of 0.000 (<0.05). With a constant negative value of -4,860 which means that the lower the waiting time will increase patient satisfaction. While the patient characteristic variables, namely age, gender, education, and occupation as confounding variables, do not have a significant relationship with satisfaction in laboratory patients and outpatient polyclinics at Bakti Timah Hospital Pangkalpinang.
Peningkatan Kualitas Hidup Wanita Menopause Sehat dan Sejahtera Apriyani , Miftah; Wijayanti, Adhika; Apriyanto; Rakhman, Fikri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Anak Bangsa Vol. 1 No. 2 (2024): JUPENGMAS UNABA
Publisher : Biro Riset, Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jpm.v1i2.128

Abstract

Menopause adalah masa terjadinya penghentian menstruasi permanen setelah hilangnya aktivitas ovarium. Peningkatan populasi wanita menopause pada umumnya disertai berbagai masalah yang kompleks sehingga berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup yang dialami wanita menopause tersebut. Sebagian besar wanita premenopause di dunia tidak memiliki pengetahuan mengenai menopause, padahal pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untuk membentuk perilaku seseorang. Wanita yang memiliki pengetahuan terkait menopause akan dapat memahami dan percaya diri dalam menangani masalah yang timbul saat terjadi perubahan. Program kesehatan yang terkait dengan menopause belum mendapat perhatian serius, pelayanan kesehatan reproduksi wanita di Puskesmas, hingga saat ini terbatas pada pemeriksaan kehamilan ibu, pertolongan persalinan dan pelayanan keluarga berencana. Salah satu cara untuk menyiapkan wanita menghadapi masa menopause Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan perilaku sehat, pemeriksaan kesehatan sehingga tercapainya wanita menopause yang sehat dan sejahtera. Metode kegiatan memberikan pendidikan kesehatan berupa penyuluhan kepada wanita menopause di lingkungan masyarakat mengenai cara meningkatkan hidup lansia menuju sehat dan bahagia melalui prilaku sehat. Pengabdian  masyarakat ini dilakukan pada bulan November 2023, di RW 12 Dinas Sosial. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan, secara keseluruhan wanita menopause hadir sesuai jumlah dan waktu yang disepakati juga terlihat seluruh peserta antusias dan bahagia. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan lansia untuk tetap produktif, berguna, mandiri, sehingga kualitas hidup wanita menopause tetap sehat dan sejahtera.