Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Which Better between Dynasties or Military Regent on Financial Independence Ratio?: Empirical Studies in East Java Hady, Aufar; Mudhaffar, Muhammad Aqil
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 16 No. 5 (2025): October: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62398/probisnis.v16i5.1191

Abstract

This study aims to investigate the effect of political dynasties and military regents on the Regional Finance Independence Ratio in East Java, Indonesia. By using panel dataset from 2008–2024 across 38 districts/cities, We  employs a panel regression model to test the effect of leadership background on the Financial Independence Ratio (FIR). The findings show that regent with political dynasties can reduce Regional Financial Independence. But, there is no evidence that Regent with military-background impact on it. Our findings also show that regent with Political Dynaties is more destructive that Military Background regent. This results highlight the need for anti-dynasty safeguards, transparency measures, and PAD-oriented reforms to strengthen local fiscal independence, while military backgrounds appear less consequential in shaping fiscal outcomes.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENERIMAAN BPHTB, PBB-P2, DAN PPJ TERHADAP PAD DI KABUPATEN SIDOARJO kurniawati, elisa; Hady, Aufar
Senarai Kearifan Lokal Akuntansi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: 2025
Publisher : Jurusan Akuntansi Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerimaan BPHTB, PBB-P2, dan Pajak Penerangan Jalan terhadap Pendapatan Asli Daerah pada BPPD Kab. Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan menggunakan variabel independen efektivitas yaitu PBB-P2, BPHTB, dan Pajak Penerangan Jalan, Sedangkan variabel dependen yaitu Pendapatan Asli Daerah. Sampel penelitian ini diperoleh dari Laporan Realisasi Anggaran dan Belanja Daerah (LRA) pada tahun 2022-2024, dengan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian ini adalah Tingkat efektivitas BPHTB dan PBB-P2 tergolong sangat efektif dengan rata-rata 126,6% dan 106,3%, dan efektivitas PPJ sebesar 98,6% masih tergolong efektif. Kontribusi BPHTB dikategorikan cukup baik dengan rata-rata 31,6%, sedangkan PBB-P2 dan PPJ masih kategori sedang dengan rata-rata 21,3% dan 25,8%. Pengalihan Pajak Penerangan Jalan ke PBJT-TL tidak mengubah bentuk dasar dan fungsinya, namun memperjelas akan subjek, objek dan tarif pengenaan konsumsi Tenaga Listrik baik yang dihasilkan sendiri maupun dari sumber lain. Penerimaan ketiga pajak tersebut dinilai cukup baik dalam pelaksanaannya, namun belum sepenuhnya optimal. Oleh karena itu, pemerintah berupaya untuk mengoptimalkan dengan melakukan sosialisai, mengembangkan digitalisasi pelayanan pajak, serta penguatan regulasi dan standar operasional prosedur pajak daerah.