Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FORMULASI SEDIAAN LIP BALM KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Sakna Binta Munaya; Endang Setyowati; Fahrudin Arif
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 3 (2025): Nusantara Hasana Journal, August 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i3.1624

Abstract

Lip balm is a cosmetic preparation designed to help protect, nourish, and moisturize the lips. This study utilizes mangosteen peel extract (Garcinia mangostana L.), which is rich in antioxidants, as the active ingredient in lip balm formulations. The aim of the study is to evaluate the physical quality and antioxidant activity of five lip balm formulas containing varying concentrations of mangosteen peel extract (10%, 15%, 20%, 25%) and one comparison formula containing 10% vitamin C. Physical quality tests included organoleptic evaluation, homogeneity test, and pH measurement. In addition, antioxidant activity was assessed using the DPPH method, along with skin irritation and user preference tests. The results showed that all lip balm formulas exhibited good organoleptic characteristics and homogeneity, with pH values ranging from (4.5 to 6.5). Irritation tests revealed no negative skin reactions. User preference tests indicated that Formulas F3 and F4 were the most favored in terms of texture, aroma, and comfort of use. The highest antioxidant activity was observed in Formula F5 (IC₅₀ = 46.6 µg/mL), followed by F4 (64.3 µg/mL), F3 (101 µg/mL), F2 (112 µg/mL), and F1 (113 µg/mL). These findings demonstrate that mangosteen peel extract can be successfully formulated into lip balm products that meet physical quality standards and exhibit significant antioxidant activity. The formula containing 25% extract (F4) showed the most optimal overall performance among the tested formulations.
PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH PADA PEMBUATAN LILIN ANTINYAMUK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH Ade Ima Afifa Himayati; Irma Sari Rahmawati; Putri Ameliatussholichah; Intan Meila Putri Pertiwi; Yeni Zakiyatul Ibriyah; Muh Latholiful Minan; Sakna Binta Munaya; Ulil Albab; Zulfa Laila Khoirun Nisa; Yunita Nur Afifah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2756

Abstract

Penggunaan minyak goreng berulang dan pembuangan minyak jelantah dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan, Demam berdarah dengue (DBD) menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius di Indonesia, khususnya di Desa Jati Wetan. Dalam upaya mengatasi masalah ini, minyak jelantah dapat dimanfaatkan untuk membuat lilin aromaterapi yang efektif sebagai pengusir nyamuk, serta memanfaatkan tanaman serai (Cymbopogon citratuus) dapat digunakan untuk pembuatan lilin. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan DBD dengan cara memanfaatkan minyak jelantah menjadi lilin aromatik sebagai penolak nyamuk. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi masyarakat agar dapat menciptakan usaha baru yang dapat meningkatkan perekonomian di Desa Jati Wetan. Kegiatan ini berhasil menunjukkan pencapaian yang signifikan, di mana rata-rata nilai pre-test awalnya hanya sebesar 45%. Namun, setelah dilaksanakan penyuluhan dan workshop, pengetahuan masyarakat mengalami peningkatan yang luar biasa, dengan rata-rata nilai mencapai 95%. Kesimpulan kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat sebanyak 50% terhadap pentingnya menjaga lingkungan dengan memanfaatkan limbah rumah tangga seperti minyak jelantah.