Hafith Furqoni, SP., M.Si. Ph.D.
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan Tanaman Kelengkeng Umur Satu Tahun Ariz, Nail Fadhillah; Sudradjat, Sudradjat; Hapsari, Dhika Prita; Furqoni, Hafith; Hafith Furqoni, SP., M.Si. Ph.D.
Buletin Agrohorti Vol. 13 No. 3 (2025): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/

Abstract

Kelengkeng (Dimocarpus longan L.) merupakan tanaman yang berasal dari daratan Cina sehingga tergolong tanaman sub-tropis. Pada tahun 2022, Indonesia mampu memproduksi kelengkeng mencapai 46.096 ton/tahun. Salah satu alternatif untuk produksi dalam budidaya tanaman adalah menggunakan pupuk hayati. Penggunaan pupuk hayati diharapkan mampu menekan penggunaan pupuk anorganik dan tanaman kelengkeng dapat tumbuh lebih sehat, ramah lingkungan dan berproduksi dengan baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pupuk hayati terhadap pertumbuhan tanaman kelengkeng. Penelitian ini dilakukan pada bulan April - September 2024 di Kebun Pendidikan dan Penelitian Kelapa Sawit IPB-Cargill Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan percobaan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT). Perlakuan disusun dalam 4 taraf pemupukan pupuk hayati yaitu: (1) kontrol tanpa aplikasi pupuk (P0), (2) pupuk hayati 50 g per tanaman (P1), (3) pupuk hayati 100 g per tanaman (P2), (4) pupuk hayati 200 g per tanaman. Peubah yang diamati adalah diameter batang, tinggi tanaman, jumlah cabang dan tingkat kehijauan daun. Hasil dari penelitian ini adalah pupuk hayati tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan kelengkeng. Kata kunci: budidaya, hortikultura, respons pertumbuhan, tanaman buah
Efektivitas Pupuk Anorganik (N dan Ca) terhadap Daya Hasil dan Nilai Ekonomi pada Tanaman Cabai Hafith Furqoni, SP., M.Si. Ph.D.; Furqoni, Hafith; Sugiyanta, Sugiyanta
Buletin Agrohorti Vol. 13 No. 2 (2025): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v13i2.63853

Abstract

Pemupukan merupakan salah satu kegiatan yang penting dalam budidaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pupuk anorganik (N dan Ca) terhadap hasil dan kelayakan ekonomi pada tanaman cabai. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan 4 ulangan. Perlakuan disusun dalam 7 taraf pemupukan: tanpa aplikasi pupuk anorganik cair (P0), pemupukan anorganik cair pembanding (P1), pemupukan 0.50 dosis rekomendasi anorganik (N dan Ca) (P2), pemupukan 0.75 dosis pupuk anorganik (N dan Ca) (P3), pemupukan 1.00 dosis rekomendasi anorganik (N dan Ca) (P4), pemupukan 1.25 dosis rekomendasi anorganik (N dan Ca) (P5) dan pemupukan 1.50 dosis anorganik (N dan Ca) (P6). Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan 1.00 dosis pupuk anorganik (N dan Ca) dapat meningkatkan pertumbuhan terhadap peubah jumlah cabang dan jumlah buah dibandingkan dengan kontrol. Selain itu, perlakuan tersebut meningkatkan komponen hasil dan hasil cabai dibandingkan dengan kontrol. Pemberian 1.00 dosis pupuk anorganik (N dan Ca) efektif secara agronomi karena dapat meningkatkan hasil sebesar 1.58 kali lipat. Perlakuan 1.00 dosis pupuk anorganik (N dan Ca) juga efektif secara ekonomi dengan menghasilkan R/C rasio tertinggi dan memberikan keuntungan terbesar. Dosis rekomendasi yang disarankan untuk tanaman cabai adalah 2.0 kg ha-1 per aplikasi pupuk anorganik (N dan Ca). Kata kunci: dosis rekomendasi, pupuk cair, pupuk majemuk, tanaman hortikultura
Zinc and boron micronutrients application enhance sweet corn productivity Hafith Furqoni, SP., M.Si. Ph.D.; Furqoni, Hafith; Mulyana, Erik; Rosyad, Astryani; Khairullah, Adrian; Annas, Sofian; Suwarto
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 53 No. 3 (2025): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/jai.v53i3.66877

Abstract

Sweet corn (Zea mays L. var saccharata) is a valuable crop whose productivity depends not only on macronutrients but also on micronutrients such as zinc (Zn) and boron (B), which play essential roles in plant physiological processes. However, the effectiveness of foliar-applied micronutrients in sweet corn cultivation under tropical conditions remains insufficiently studied. This research aimed to evaluate the agronomic effectiveness of a micronutrient fertilizer containing Zn (5.46%) and B (3.59%) when combined with reference and reduced doses of NPK fertilizer. The experiment was conducted from February to May 2025 at the Sindangbarang Experimental Farm, IPB University. This experiment was conducted using a randomized complete block design with four treatments, namely control (no fertilizer), reference fertilizer, reference fertilizer + 1 dose of micronutrient fertilizer, and ¾ dose of reference fertilizer + 1 dose of micronutrient fertilizer, with six replications. Results showed that micronutrient application significantly enhanced vegetative growth and yield components compared to the control. The combination of reference NPK and one dose of micronutrient fertilizer produced the highest productivity, with a 78.8% increase over the control and a relative agronomic effectiveness (RAE) value of 114.5%, indicating a 1.14-fold improvement over the reference treatment. These findings suggest that integrating Zn and B into fertilization strategies can enhance sweet corn performance and support more efficient nutrient management in tropical agroecosystems. Keywords: crop yield improvement; foliar fertilization; micronutrient uptake; tropical field experiment; Zea mays physiology